Bank Jateng Perkuat Digitalisasi Keuangan Pemkab Boyolali melalui HLM TP2DD 2026
Bank Jateng memperkuat digitalisasi transaksi keuangan Pemkab Boyolali melalui HLM TP2DD 2026 untuk mendorong pengelolaan keuangan daerah yang efisien.
Pengemudi ojek online (ojol) menunggu penumpang di Jakarta. - Reuters/Beawiharta
Harianjogja.com, JAKARTA—Ribuan driver Grab berbondong-bondong mendaftarkan diri menjadi mitra Gojek dalam sehari. Alasannya sederhana, menjadi mitra Gojek lebih menjamin kesejahteraan dibandingkan rivalnya itu.
Andika Wenas, misalnya. Dia mengatakan menjadi mitra Gojek lebih sejahtera sehingga dapat memenuhi kebutuhan keluarganya.
“Saya merasa nyaman di Gojek. Lebih menguntungkan bagi saya. Bisa menghidupi keluarga saya. Begitulah juga bagi driver lain. Sama pemikirannya dengan saya. Makanya banyak yang pindah,” kata Andika, Kamis (20/6/2019), saat mendaftar bersama ribuan driver lainnya di Bandung.
Ketua Forum Komunitas Driver Indonesia Muhammad Rahman Tohir mengatakan, tidak heran dengan munculnya fenomena hijrah puluhan driver Grab menjadi mitra Gojek. Selama ini, para mitra merasa kesulitan dengan sistem pembayaran dari aplikator.
Cang Rahman, begitu panggilan akrabnya, mengatakan bahwa teman-teman driver lebih tertarik dengan sistem pembayaran Gojek dibandingkan Grab. Dia mengungkapkan, pembayaran Gojek bisa diterima driver per hari. Sedangkan Grab, pembayaran dilakukan dengan periode tertentu.
“Ini masalah teknis yang membuat teman-teman berbondong-bondong pindah ke Gojek,” katanya.
Cang Rahman berpendapat, teman-teman mitra driver juga merasa lebih aman bekerja dengan perusahaan yang dibangun oleh Nadiem Makarim tersebut. Seperti kasus driver mitra Go-car yang mengalami kejang-kejang beberapa waktu lalu di Jakarta Selatan.
“Ini juga yang bikin teman-teman driver salut. Mereka tentu lebih ingin bekerja, mencari penumpang dengan aman. Langkah Tim Satgas Laka Gojek yang bergerak cepat dan penanggungan uang pengobatan yang cepat tentunya kami apresiasi,” katanya.
Tidak hanya soal pendapatan dan keamanan dalam bekerja atau mencari penumpang, alasan mereka pindah juga karena lebih mendukung karya anak bangsa, atau perusahaan asli Indonesia. Sedangkan Grab, merupakan perusahaan transportasi berbasis aplikasi online yang berasal dari negara tetangga, Malaysia.
Seperti yang diakui Andika. Dia memilih bermitra dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa dibandingkan Grab. “Dan yang paling saya suka, Gojek itu produk asli Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Cang Rahman berpendapat, memang sudah seharusnya karya anak bangsa diapresiasi.
“Kalau Grab itu kan asal usulnya milik asing. Dulu, sebelum ada Gojek, Grab tidak ekspansi ke roda dua. Setelah Gojek hadir, baru dilirik Grab. Nah kita sebagai warga negara Indonesia, harus apresiasi aplikasi karya anak bangsa sendiri,” jelas Rahman.
VP of Croporat Affairs PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) Michael Reza Say mengatakan, menyambut baik hal tersebut. Dia mengatakan bahwa migrasi driver merupakan cerminan Gojek selama ini.
“Ini merupakan cerminan Gojek dalam menghargai kerja keras mitra driver. Sebagai pelopor ride-hailing di Indonesia yang saat ini telah menjadi super-app, kami bangga dapat memfasilitasi profesi ojek online untuk bersama terus melayani jutaan masyarakat Indonesia,” kata Michael Reza..
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank Jateng memperkuat digitalisasi transaksi keuangan Pemkab Boyolali melalui HLM TP2DD 2026 untuk mendorong pengelolaan keuangan daerah yang efisien.
Basarnas mengevakuasi pembalap Moto2 asal Spanyol yang mengalami kecelakaan saat kualifikasi di Sirkuit Mandalika menggunakan helikopter.
Guru besar PTMA merumuskan lima rekomendasi kebangsaan, mulai dari etika pemerintahan, pengelolaan kekayaan alam, hingga pembangunan SDM.
LPS Call for Research 2026 diikuti lebih dari 700 peserta dengan 35 finalis terpilih. Simak daftar pemenang dari berbagai kategori penelitian.
Prabowo dijadwalkan bertemu Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi di Istana Merdeka untuk membahas kerja sama strategis kedua negara.
Cari iPhone harga Rp2 jutaan pada Oktober 2026? Simak enam pilihan iPhone bekas, kisaran harga, spesifikasi, dan hal yang perlu diperiksa.