Advertisement
Jurnalis Investigasi Rusia Diduga Disiksa di Tahanan
Ilustrasi editor - mashable.com
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Jurnalis investigasi Rusia dilaporkan mengalami pemukulan di dalam tahanan. Sebelumnya, ia ditahan pihak berwajib setempat dengan tuduhan penyalahgunaan narkotika, yang dianggap masih kontroversi.
Melansir The Guardian, Sabtu (8/6/2019), dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap tahanan bernama Ivan Golunov mengatakan jurnalis tersebut mengalami patah tulang iga, gegar otak, dan hematoma.
Advertisement
Golunov, yang bekerja untuk situs berita independen Meduza, ditahan pada Jumat (7/6/2019) karena perkara narkoba, akan tetapi kerabat yang bersangkutan meyakini penangkapan tersebut dilakukan karena Golunov tengah menginvestigasi kasus korupsi dan perkara kepentingan bisnis.
Dua tim dokter yang menangani Golunov menyarankan agar dilakukan x-rays terhadap yang bersangkutan, akan tetapi usul tersebut ditolak oleh investigator kepolisian.
BACA JUGA
Golunov kemudian dibawa ke rumah ke salah satu rumah sakit di Moskow. Sebelumnya, Golunov mengeluh mendapatkan beberapa pukulan dan tendakan di bagian dada dan kepala karena dirinya menolak menandatangi laporan kepolisian.
Golunov akhirnya didakwa pada Sabtu atas tuduhan kepemilikan narkoba dengan maksud menjual. Tindakan kriminal tersebut membuat Golunov terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun kurungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
TMII Revitalisasi Anjungan DIY, Sultan Dorong Penguatan Promosi
Advertisement
10 Destinasi Terfavorit di Sleman Selama Libur Nataru, Ini Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Kemendagri Tekankan Pemulihan Aceh Harus Cepat Jelang Ramadan
- Menko Yusril: Kritik Boleh, Hinaan Bisa Dipidana di KUHP Baru
- DLH Sleman Siap Bangun Transfer Depo PSEL Piyungan 2026
- Pengamat UGM: Ketegangan AS-Venezuela Tak Berdampak ke RI
- Pemkab Bireuen Bangun 1.000 Huntap Korban Banjir dan Longsor
- Faktor Pergerakan Wisatawan di Sleman saat Nataru, Lava Tour Favorit
- Operasi AS di Venezuela: 75 Orang Tewas Saat Tangkap Maduro
Advertisement
Advertisement



