Advertisement
Kebut-Kebutan dengan Mira, Sugeng Rahayu Tabrak 4 Mobil dan Motor
Bus Sugeng Rahayu menabrak rumah warga seusai menghantam 4 mobil dan 1 sepeda motor di jalan Sragen-Ngawi, tepatnya di Desa Pilangsari, Sragen, Sabtu (1/6 - 2019). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)
Advertisement
Harianjogja.com, SRAGEN --Setelah kebut-kebutan dengan bus Mira, Sabtu (1/6/2019) pagi, bus Sugeng Rahayu berpelat nomor W 7803 UY jurusan Jogja-Surabaya menabrak empat unit mobil dan satu sepeda motor di jalan Sragen-Ngawi, tepatnya di Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Jawa Tengah.
Informasi yang dihimpun solopos.com di lokasi, peristiwa itu bermula ketika kedua bus terlibat kejar-kejaran sejak masih berada di Palur, Karanganyar.
Advertisement
Sesampainya di simpang empat Pilangsari, bus Mira berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah. Sementara dari belakang, bus Sugeng Rahayu melaju dengan kecepatan tinggi untuk mengejar bus Mira dengan melanggar marka.
Lampu lalu lintas sudah menyala hijau dan bus Sugeng Rahayu menyalip bus Mira di perempatan. Dari arah berlawanan muncul empat kendaraan roda empat. Karena jarak terlalu dekat, bus Sugeng Rahayu itu menabrak empat mobil itu.
BACA JUGA
Satu minibus sempat terguling di lokasi. Tak berhenti sampai di situ, bus Sugeng Rahayu menyenggol satu unit sepeda motor di sebelah kiri lalu menghantam pagar dan teras rumah Sadiran, 47, warga RT 004, Dusun Gerdu, Desa Pilangsari Sragen.
"Kejadian sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu saya sedang ngobrol bersama saudara yang baru datang dari Serang di ruang tamu. Saat asyik ngobrol, tiba-tiba terdengar suara gaduh disertai teriakan histeris dari penumpang bus. Ada yang menangis," ujar Sadiran saat berbincang dengan solopos.com di lokasi.
Akibat kecelakaan itu, empat mobil ringsek pada bagian depan. Empat mobil itu adalah dua Toyota Avanza, satu minibus dan satu mobil pikap jenis Gran Max.
"Korban paling parah itu salah satu sopir Avanza karena bagian depan mobil ringsek parah. Pengendara motor dan motornya sempat terjatuh ke saluran air. Tapi, tidak ada korban meninggal dunia," jelas Sadiran.
Akibat diseruduk bus Sugeng Rahayu, pagar dan teras rumah Sadiran rusak. Dia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp45 juta. Proses evakuasi lima unit kendaraan roda empat itu baru selesai sekitar pukul 09.30 WIB.
Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Dani Permana, mengatakan bus Sugeng Rahayu itu membawa 15 penumpang. Semua penumpang dipastikan selamat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Petugas Damkar Evakuasi Ular di Sanggar Didik Nini Thowok Saat Lebaran
- Inggris Izinkan AS Pakai Pangkalannya untuk Serang Wilayah Iran
- Charger Ponsel Masih di Stopkontak Picu Kebakaran di Wirobrajan
- Pulang dari Pantai, 1 Lansia Meninggal Dunia Laka di Bugisan
- Netanyahu Banjir Hujatan Usai Bandingkan Yesus dengan Genghis Khan
- Kendaraan Masuk Tol Purwomartani Tembus 6.072 Saat Lebaran
- Bonus Miliaran Cair, Atlet Porda di Bantul Kantongi Puluhan Juta
Advertisement
Advertisement




