Kemenag Siapkan Rp4,1 Triliun untuk BOS Madrasah Tahap II 2026
Kemenag menyiapkan Rp4,1 triliun untuk BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II 2026. Bantuan menyasar 52.000 madrasah swasta dan 31.000 RA.
Gambar live streaming CCTV jasa Marga. /Ist-Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA--Tinggal menghitung hari, banyak orang yang akan pulang ke kampung halaman alias mudik untuk merayakan Idul Fitri. Sebuah solusi ditawarkan bagi mereka yang tidak ingin menjumpai kemacetan, yaitu dengan mengakses CCTV Jasa Marga.
Seperti yang diketahui, saat musim mudik bisa dipastikan sejumlah ruas jalanan antar kota bakal dipadati dengan kendaraan. Untuk itu, pihak yang berwenang memberikan fasilitas yang bisa diakses via online.
Tak kalah akurat dari aplikasi Google Maps atau Waze, CCTV Jasa Marga akan menampilkan potret lalu lintas di berbagai titik keramaian secara live streaming. Mulai dari gerbang tol sampai persimpangan di berbagai kota semua terpantau lewat kamera.
Jadi pengguna bisa memilih jalan untuk mudik ke kampung halaman dengan menghindari berbagai titik kemacetan. Perjalanan pun bisa lebih menghemat waktu dan tenaga.
Selengkapnya, begini cara akses Live Streaming CCTV Jasa Marga :
Itulah cara melihat CCTV Jasa Marga selama mudik nantik. Selamat mencoba!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kemenag menyiapkan Rp4,1 triliun untuk BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II 2026. Bantuan menyasar 52.000 madrasah swasta dan 31.000 RA.
X mengganti program Revenue Sharing dengan Original Content Rewards mulai 8 September 2026 dan memperketat syarat monetisasi kreator.
Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Minggu 9 Agustus 2026, naik Rp42.000 menjadi Rp2.798.000 per gram.
Nagasaki memperingati 81 tahun serangan bom atom AS dengan seruan pelucutan senjata nuklir dan penolakan terhadap penggunaan senjata nuklir.
Nelayan 65 tahun, Rubino, tenggelam di Pantai Kesirat Gunungkidul. Hingga Minggu pagi, pencarian lewat laut dan darat belum membuahkan hasil.
Gus Kikin menegaskan Qanun Asasi merupakan ruh perjuangan NU. Dokumen empat bab itu kembali disosialisasikan setelah lama tidak digunakan.