Tribute untuk Erros Djarot Meriahkan Java Jazz 2026, Musisi Bersatu
Tribute to Erros Djarot di Java Jazz Festival 2026 menghadirkan musisi lintas generasi yang membawakan karya-karya legendaris sang maestro.
Gambar live streaming CCTV jasa Marga. /Ist-Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA--Tinggal menghitung hari, banyak orang yang akan pulang ke kampung halaman alias mudik untuk merayakan Idul Fitri. Sebuah solusi ditawarkan bagi mereka yang tidak ingin menjumpai kemacetan, yaitu dengan mengakses CCTV Jasa Marga.
Seperti yang diketahui, saat musim mudik bisa dipastikan sejumlah ruas jalanan antar kota bakal dipadati dengan kendaraan. Untuk itu, pihak yang berwenang memberikan fasilitas yang bisa diakses via online.
Tak kalah akurat dari aplikasi Google Maps atau Waze, CCTV Jasa Marga akan menampilkan potret lalu lintas di berbagai titik keramaian secara live streaming. Mulai dari gerbang tol sampai persimpangan di berbagai kota semua terpantau lewat kamera.
Jadi pengguna bisa memilih jalan untuk mudik ke kampung halaman dengan menghindari berbagai titik kemacetan. Perjalanan pun bisa lebih menghemat waktu dan tenaga.
Selengkapnya, begini cara akses Live Streaming CCTV Jasa Marga :
Itulah cara melihat CCTV Jasa Marga selama mudik nantik. Selamat mencoba!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Tribute to Erros Djarot di Java Jazz Festival 2026 menghadirkan musisi lintas generasi yang membawakan karya-karya legendaris sang maestro.
BMKG prakirakan cuaca Jogja 31 Mei 2026 didominasi berawan. Cek suhu, kelembapan, dan kondisi tiap wilayah DIY di sini.
KCIC memprediksi penumpang Whoosh naik 15% saat libur Waisak dan Hari Lahir Pancasila, dengan okupansi mencapai lebih dari 80%.
Fenomena api misterius di Seyegan, Sleman, diduga dipicu gas metana. FT UGM merekomendasikan pemasangan blower dan perbaikan sirkulasi udara.
Blackout Sumatra menjadi sorotan. ITB menilai variabilitas cuaca akibat perubahan iklim menambah tantangan stabilitas sistem listrik modern.
KPP Pratama Bantul menyita tiga kendaraan operasional milik perusahaan dengan tunggakan pajak Rp17 miliar setelah proses penagihan sesuai aturan.