Dedi Mulyadi Klaim Seluruh Tambang Ilegal di Jabar Bakal Tutup Agustus 2025
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengklaim pihaknya sudah menutup ratusan tambang ilegal hingga saat ini. Dia menekankan penutupan tambang ilegal di Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. JIBI/Bisnis/Wisnu Wage
Harianjogja.com, BANDUNG - Elite politik di tingkat nasional diminta membuat adem suasana di tengah suhu politik yang masih panas pasca-rusuh aksi 22 Mei.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta elite tidak mengipasi peristiwa yang terjadi usai unjuk rasa di KPU RI di Jakarta pada Rabu (22/5/2019) dini hari dengan komentar provokatif.
Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya meminta agar aksi di KPU maupun Bawaslu RI tetap berlangsung damai sesuai komitmen pengunjuk rasa dan keinginan pemerintah. Komitmen ini penting karena aksi tersebut rawan ditunggangi.
“Potensi begini sangat rawan ditunggangi oleh provokasi-provokasi dan perusuh. Terbukti ada kerusuhan kebakaran korban nyawa dan sebagainya,” katanya di DPRD Jabar, Bandung.
Karena itu, pihaknya juga mengimbau elite nasional untuk melakukan upaya meredam eskalasi negatif yang tengah terjadi di Jakarta. “Minimal dengan mengeluarkan imbauan atau statement yang solutif dan menyejukkan di kondisi hari ini,” tuturnya.
Di Jawa Barat sendiri pihaknya memastikan terus mengawal situasi dan melakukan koordinasi dengan Kapolda dan kepala daerah agar tidak ada pergerakan skala lokalitas di daerah Jawa Barat.
“Semua aman terkendali masyarakat Jabar tenang saja laksanakan ibadah Ramadan dengan baik, [situasi] kondusif kita monitor secara umum dari kejauhan saja,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengklaim pihaknya sudah menutup ratusan tambang ilegal hingga saat ini. Dia menekankan penutupan tambang ilegal di Jawa Barat
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.