Sebelum Meninggal, Ustaz Arifin Ilham Berpesan soal Karut Marut Pilpres 2019

Ustaz Arifin Ilham (Youtube)
24 Mei 2019 09:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sebelum meninggal dunia, ustaz kondang Arifin Ilham pernah berpesan soal situasi politik di Indonesia yang karut marut belakangan ini.

Almarhum meninggalkan pesan mendalam untuk masyarakat Indonesia di tengah kondisi perpolitikan yang memanas pasca pengumuman hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilpres 2019.

Kepada sang anak, Alvin, Ustadz Arifin Ilham berpesan agar masyarakat Indonesia bisa menjaga persatuan. Beliau juga berpesan agar semua bisa menjaga lisan dan ucapan.

"Di tengah hiruk-pikuk politik ini abi bilang jaga mulut, jaga persatuan, ayo kita semua bersatu. Hanya karena kita berbeda pendapat jangan sampai kita sampai terpecah. Jaga mulut. Mulut itu mencerminkan apa yang ada di hati," kata Alvin di Bandara Halim Perdanakusuma, dilansir Okezone, Kamis (23/5/2019).

Kepada Alvin, Ustadz Arifin Ilham mengatakan bahwa umat muslim yang taat beribadah seharusnya menjaga semua ucapan dari mulutnya. Tak ada istilah cebong dan kampret yang selama ini malah menjadi jurang pemisah di tengah perbedaan pilihan politik.

"Itu bahasa kayak cebong dan kampret, mohon maaf, itu gak boleh itu mulut orang beriman gak boleh begitu. Jaga persatuan. Pesan abi ayo kita bersatu banyak kepentingan yang lebih baik kita fokuskan ke yang lain," tambah Alvin.

"Apalagi saat ini umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa. Ada baiknya masyarakat menggunakan waktu Ramadan ini untuk kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat," tambah putra sulung Ustadz Arifin Ilham itu.

Sumber : Okezone