Bos Borneo FC Diperiksa KPK Terkait Aliran Uang Tambang Batu Bara
KPK memeriksa anggota DPR Nabil Husien untuk menelusuri aliran uang kasus dugaan gratifikasi batu bara di Kutai Kartanegara.
TNI berjaga pasca kerusuhan di Lapas Langkat. /Ist-Antara.
Harianjogja.com, LANGKAT--Kericuhan terjadi di Lapas Narkotika Kelas III Langkat, Sumatera Utara (Sumut) pada Kamis (16/5) kemarin. Mulai dari peristiwa pembakaran hingga kaburnya sejumlah napi.
Namun, saat peristiwa itu terjadi, Kalapas Narkotika Langkat Bachtiar Sitepu tidak berada dilokasi. Ia diketahui sedang berada di Betlehem.
Hal itu dikatakan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Sumut Jahari Sitepu, Jumat (17/5) pagi.
"Keberadaannya menurut informasi dan sudah di cek langsung dia berada di Betlehem," ujarnya
Jahari menambahkan, kepergian Bachtiar Sitepu ke salah satu kota Palestina di Tepi Barat ini dalam rangka ibadah. "Kalapas cuti sebanyak 30 hari," ujarnya.
Namun, pasca kericuhan yang terjadi kata Jahari, Ia memaksa Kalapas untuk segera kembali ke Indonesia.
"Tetapi menurut informasi dia, pesawat tidak ada. Insya Allah hari Sabtu sudah ada pesawat untuk menuju Indonesia dan Insya Allah minggu sudah ada di Langkat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK memeriksa anggota DPR Nabil Husien untuk menelusuri aliran uang kasus dugaan gratifikasi batu bara di Kutai Kartanegara.
Psikolog mengungkap 7 tipe orang yang dapat menguras energi mental dan perlu dibatasi untuk menjaga kesehatan emosional.
Minat wisatawan terhadap pengalaman yang lebih personal dan bermakna terus meningkat
Lisa BLACKPINK mengungkap ia mengganti nama dari Pranpriya menjadi Lisa saat usia 13 tahun atas saran peramal di Thailand.
YouTube memilih berdamai dalam gugatan remaja AS terkait kecanduan media sosial. Sementara itu, gugatan terhadap Meta, TikTok, dan Snap masih berlanjut.
Tradisi suporter Jepang membersihkan stadion usai laga Piala Dunia 2026 menuai kritik di dalam negeri karena memicu perdebatan soal ketimpangan peran gender.