Advertisement
Forum Pemred DIY Serukan Peserta Pemilu Tempuh Langkah Konstitusional
Ilustrasi surat suara - Antara/Adeng Bustomi
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Forum Pemred DIY menyerukan kepada masyarakat, khususnya peserta Pemilu 17 April 2019 dan pendukungnya, untuk bertindak konstitusional. Tindakan yang melanggar hukum akan berbahaya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Seruan ini disampaikan setelah 16 pemimpin redaksi media (cetak, televisi, radio, online) berdiskusi di RM Dapur Manado Kota Jogja, Jumat (10/5/2019). Para pemred meminta kepada semua pihak untuk bersabar, menahan diri sampai KPU mengumumkan hasil rekapitulasi secara manual 22 Mei mendatang.
Advertisement
Pemimpin Redaksi Minggu Pagi Sihono menyatakan semua pihak harus menahan diri dengan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan konstitusi.
“Para elite perlu memberi contoh kepada masyarakat dengan mematuhi aturan dan hukum yang berlaku, tidak main hakim sendiri, menghormati lembaga resmi negara,” ujar Sihono yang juga ketua PWI DIY ini dalam pernyataan pers yang diterima Harian Jogja, Jumat malam.
Pemimpin Redaksi Kedaulatan Rakyat Octo Lampito menambahkan dalam pesta demokrasi bisa jadi ada yang kurang, ataupun terjadi kecurangan yang dilakukan oleh parpol, pendukung capres ataupun caleg. Namun, semua itu harus diselesaikan melalui mekanisme sesuai konstitusi.
“Hal-hal yang inkonstitusional dalam menyikapi hasil pemilu harus dihindari. Keutuhan bangsa harus diutamakan. Bila ada masalah dalam pemilu, selesaikan melalui jalur konstitusi,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Lansia 80 Tahun Tewas di Simpang Jambon, Diduga Pengendara Lalai
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Motor Masuk Kolong Truk di Manahan Dua Perempuan Jadi Korban
- Desakan Menguat Seusai Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng Remaja
- RUU Pro Perempuan Jadi Bukti Peran Strategis Legislator Perempuan DPR
- Wilayah di Jogja dan Sedayu Kena Pemadaman Listrik, Hari Ini
- Korupsi Bea Cukai: Kotak Simpanan Terbongkar, Uang dan Emas Disita KPK
- Terbukti Korupsi, Carik Bohol Terancam Dipecat Seusai Vonis Inkrah
- Produksi Gabah Sleman Naik 21 Persen pada Awal 2026
Advertisement
Advertisement






