Siswa Penyebar Foto Soal UN Diberi Nilai Nol

Ilustrasi UNBK - JIBI/Solopos/Nicolaus Irawan
07 Mei 2019 18:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan nilai nol pada siswa yang ketahuan curang dalam Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Kami memberikan nilai nol kepada pelaku kecurangan pada UN. Berbagai kecurangan seperti penyebaran foto soal UN yang ada di komputer dan lainnya,” ujar Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Muchlis R. Luddin dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (7/5/2019).

Dia menambahkan ada 79 laporan yang masuk pada 2018 sementara pada 2019 meningkat menjadi 126 laporan. Yang dominan dalam pengaduan tersebut adalah kecurangan UN.

“Kalau kebocoran tidak ada karena semua sudah Ujian Nasional Berbasis Komputer [UNBK]. Yang ada hanya kecurangan pada UN,” tambah dia.

Laporan tersebut berasal dari 25 provinsi di Tanah Air. Pelaku kecurangan akan diberikan nilai nol pada mata pelajaran yang terkait. Kemudian yang bersangkutan juga tidak diperkenankan untuk ikut UN susulan. UN susulan hanya diperuntukkan bagi peserta yang sakit atau berhalangan ikut UN.

Siswa yang curang akan diberi kesempatan untuk mengikuti UN perbaikan. Nantinya diberi dua surat yakni surat keterangan nilainya nol dan nilai hasil UN perbaikan.

Sebelumnya, pada pelaksanaan UNBK tingkat SMA beredar soal Matematika beserta kunci jawaban. Soal Matematika beserta kunci jawaban yang bocor tersebut merupakan hasil foto kamera terhadap layar komputer ketika pelaksanaan UNBK. Soal tersebut terdapat di grup Line yakni Square UNBK.

UN tingkat SMA/MA diikuti 2.019.680 siswa yang mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan satu mata pelajaran jurusan. Sementara untuk SMK diikuti 1.524.104 siswa dan mengujikan empat mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan.

Sumber : Antara