Penjelasan BMKG soal Hujan Deras yang Tiba-Tiba Mengguyur

Newswire
Newswire Rabu, 01 Mei 2019 06:07 WIB
Penjelasan BMKG soal Hujan Deras yang Tiba-Tiba Mengguyur

Ilustrasi hujan./JIBI-Harian Jogja

Harianjogja.com, JAKARTA- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan hujan deras tiba-tiba di musim kering saat ini banyak dipengaruhi oleh Madden Julian Oscillation (MJO) karena perubahan iklim.

"Perubahan iklim memicu hujan deras tiba-tiba meski musim kering atau kemarau," kata Deputi bidang Klimatologi BMKG Herizal di Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Dia mengatakan perubahan iklim salah satunya dipicu pemanasan global. Semakin iklim berubah maka kemungkinan terjadinya gangguan cuaca semakin sering.

Menurut dia, terdapat pemahaman masyarakat yang sifatnya hitam putih bahwa saat musim kering tidak ada hujan dan saat musim penghujan tidak mengalami kering-kerontang.

Padahal, kata dia, dalam beberapa waktu akan terjadi perubahan cuaca secara mendadak karena perubahan iklim yang dipicu rusaknya laut dan hutan (deforestasi).

Laut dan hutan, lanjut dia, merupakan dua unsur alam yang penting untuk menyerap karbon. Dengan penyerapan karbon yang cukup oleh laut dan vegetasi hutan akan mengurangi pemanasan global.

"Saat ini banyak yang buang sampah plastik ke laut. Laut penyerap karbon yang efektif. Ketika kotor maka fungsinya sebagai penyerap karbon akan berkurang. Tumbuhan hijau juga penyerap karbon tapi saat ini mulai berkurang jumlahnya," kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online