Advertisement
Waketum Tegaskan PAN Tak Terlibat "People Power" Amien Rais
Amien Rais saat tiba dan berada di TPS 123 Condongcatur, Rabu (17/4/2019). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-- Wacana "people power" yang disuarakan oleh Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais, adalah pernyataan pribadi dan bukan pernyataan resmi partai. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan.
"Itu wacana pribadi Pak Amien, bukan pernyataan resmi partai, apalagi keputusan koalisi. Saya secara pribadi menentang wacana 'people power' itu," kata Bara Hasibuan pada diskusi "No People No Power: Silaturrahmi Politik Pasca-Pemilu", di Jakarta, Senin (29/4/2019).
Advertisement
Menurut Bara Hasibuan, "people power" sangat tidak tepat diwacanakan pada era demokrasi saat ini. "People power dulu diwacanakan, pada tahun 1998 untuk melawan pemerintahan rezim. Situasi tahun 1998 dan saat ini sudah jauh berbeda," katanya.
Mewacanakan "people power" pada era demokrasi saat ini, kata dia, tidak tepat dan membahayakan. "Wacana people power yang terus disuarakan, akan membuat suasana panas, dan berbahaya," katanya.
BACA JUGA
Bara Hasibuan juga melihat adanya tudingan tidak berdasar terhadap KPU sebagai lembaga lembaga penyelenggara pemilu, misalnya penghitungan suara. "Ada tudingan yang menilai 'quick count' tidak valid dan adanya wacana untuk menolak hasil penghitungan suara oleh KPU," katanya.
Padahal, kata dia, hasil "quick count" dari pemilu ke pemilu adalah valid dan PAN menyadari hasil "quick count" itu vaid.
Sementara itu, pengamat politik dari Lingkar Madani Indonesia (Lima), Ray Rangkuti, mengatakan, wacana "people power" disuarakan oleh Amin Rais dan dapat mengganggu kerja KPU.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
Advertisement
Advertisement








