Advertisement
Sandiaga Uno Mengaku Sudah Minta Bertemu Ma'ruf Amin Sejak Agustus
Cawapres nomor urut 01 K.H. Ma'ruf Amin (kiri) berjabat tangan dengan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno (kanan) saat mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). - ANTARA/Wahyu Putro A
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Rencana pertemuan dua calon presiden dan wakil presiden masih menjadi bahan perbincangan namun belum jelas kapan akan terealisasi. Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengaku sudah meminta waktu untuk bertemu dengan lawan politiknya KH Ma'ruf Amin sejak Agustus lalu. Sampai sekarang belum ada jawaban.
Sandi mengatakan bahwa dia bahkan sudah mencoba berbagai cara. Termasuk melalui orang terdekat Ma'ruf.
Advertisement
“Saya sudah meminta lewat lima channel Kiai Ma'ruf karena saya tidak berhubungan langsung dengan Kiai Ma'ruf. Melalui Pak Muhammad Syakir Sula, Pak Ustaz Yusuf Mansur sudah beberapa kali, saya minta waktu beliau,” katanya di Jakarta, Rabu (24/4/2019).
Sandi menjelaskan bahwa jawaban yang diterima adalah Ma'ruf belum ada waktu untuk bertemu. Padahal, silaturahmi baik baginya. Sandi menjelaskan bahwa sampai dengan pemungutan suara pun belum ada pihak yang menghubunginya untuk memberi kepastian.
BACA JUGA
“Tapi buat saya yang menjadi fokus ke depan adalah untuk memastikan C1 dan proses pengawalan penjagaan dari hasil pemilu ini bisa dilakukan dengan all out,” jelasnya.
Meski belum bisa bertemu secara empat mata, Sandi menganggap silaturahmi bisa kapan saja. Jika tidak bisa sekarang, dia yakin keinginan itu bakal tercapai.
“Saya kan murid dari Pak KH Ma’ruf Amin yang sangat kita muliakan. Ya tentunya ingin mendengar nasihat-nasihat, pandangan-pandangan beliau. Dia kan kita muliakan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Adies Kadir Tegaskan Mundur dari Perkara Golkar di MK, Ini Alasannya
- Gempa Darat M3,1 Guncang Pasaman, Getaran Terasa hingga Bukittinggi
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
- BPJS Kesehatan Jelaskan Mekanisme Reaktivasi PBI JKN, Begini Caranya
- Ormas Islam Pahami Alasan Prabowo Masukkan RI ke Dewan Perdamaian
Advertisement
54 Ribu Peserta PBI BPJS di Gunungkidul Dinonaktifkan Awal 2026
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Belasan Rumah Tertimbun Longsor di Campakamulya Cianjur
- PN Solo Mulai Sidangkan Gugatan Nama Sri Susuhunan Pakubuwono XIV
- RSUD Wates Kembangkan Operasi Minim Sayatan, Pemulihan Lebih Cepat
- UGM Buka Kuota 10.000 Mahasiswa Baru Lewat Tiga Jalur Seleksi
- Kemiskinan di Dlingo Ditekan Lewat Agroforestry dan Kelapa Kopyor
- KPK Amankan Emas dan Uang Tunai Miliaran dalam OTT Bea Cukai
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
Advertisement
Advertisement




