Ma'ruf Amin Keberatan dengan Pernyataan Prabowo Soal Ini ...

Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (7/4/2019)/Feni Frecinetia - Bisnis
08 April 2019 08:57 WIB Nancy Junita News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin banyak memperdebatkan beberapa pernyataan yang dilontarkan lawan politiknya Prabowo Subianto. Di antaranya pernyataan bahwa Indonesia sedang sakit dan pernyataankekayaan Indonesia banyak dibawa ke luar negeri.

"Yang dikuasai asing apa?" kata  Ma'ruf di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/4/2019).

Ma'ruf mengatakan penanaman modal dalam negeri (PMDN) lebih besar dari penanaman modal asing (PMA).   Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini  menuturkan, berdasarkan data kementerian keuangan, tingkat kemiskinan di Indonesia menurun di angka 9,66% pada2018.

"Rasio kemiskinan juga turun, pengangguran juga turun. Kemudian kita sudah mengarah pada reindustrialisasi. Sudah tumbuh di berbagai tempat," ucap Ma'ruf.

Indonesia juga sudah menjadi negara laik investasi. Status ini menjadi indikasi Indonesia dipercaya oleh investor internasional.

"Kita sudah masuk di Investment Grade, yang dulunya tidak masuk, kita sudah layak investasi,”ujarnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini berpandangan, hampir seluruh negara di dunia memerlukan investasi.

"Semua menarik investasi. China saja menarik investasi. Saudi di mana-mana. Yang penting kita bisa jaga keamanannya," ucapnya.

Sebelumnya, Prabowo menyinggung soal kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih dijajah. Buktinya, kata Prabowo, kekayaan Indonesia banyak dibawa lari ke luar negeri. Hal itu disampaikan Prabowo saat menggelar orasi kebangsaan dalam rangka kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Minggu (7/4/2019).

 

Sumber : bisnis.com