Advertisement

Rizieq Shihab: Jangan-Jangan Islam Prabowo Lebih Bagus dari Yusril

Nancy Junita
Kamis, 04 April 2019 - 17:37 WIB
Budi Cahyana
Rizieq Shihab: Jangan-Jangan Islam Prabowo Lebih Bagus dari Yusril Pemimpin Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA–Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyebut Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra berbohong. Rizieq juga meragukan keislaman Yusril karena tidak menaati Ijtima Ulama.

Pernyataan Rizieq disampaikan dalam wawancara dengan Front TV pada 1 April dengan judul Yusril berkata Prabowo islamnya tidak jelas, Ini penjelasan Habib Rizieq Syihab.

Advertisement

Rizieq menyebut Yusril berbohong sebagai reaksi atas pernyataan Yusril yang menyebut Rizieq Shihab mengatakan bahwa Islam-nya Prabowo tidak jelas, sehingga akan dipasangkan dengan ulama di Pilpres 2019.

 Video penjelasan Rizieq soal keislaman Prabowo itu diawali dengan video wawancara Yusril berjudul Blak-blakan Yusril Ihza Mahendra soal Ijtima Ulama.

Pada video itu, diperlihatkan foto-foto Yusril Ihza Mahendra dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Setelah ditayangkan beberapa foto, Yusril mengatakan ulama Ustaz Samad atau Habib Salim akan mendamping Prabowo sebagai calon wakil presiden sebagai hasil Ijtima ulama I.

Di video itu, Yusril mengatakan dirinya berkomunikasi dengan Rizieq, dan Rizieq mengatakan sengaja memasang ulama untuk calon wakil presiden Prabowo karena Islam Prabowo tidak jelas.

“Gitu kata Habib Rizieq. Jadi, bagaimana ini kenapa kok yang dipilih wakilnya jadi pedagang, ya sudah kita buat ijtima ulama kedua. Hati-hati dengan Ijtima Ulama II , kalau misalnya hanya melegitimasi yang diputuskan Prabowo. Apakah Prabowo ikut ulama atau ulama ikut Prabowo,” ujar Yusril.

Menanggapi video Yusril itu, Rizieq pun mengklarifikasi dirinya hanya sekali bertelepon dengan Yusril selama dua tahun berada di Arab Saudi.

"Saya hanya sekali bertelepon dengan Yusril, dan itupun bukan konteks Prabowo, sudah dua tahun lalu belum pencapresan, belum koalisi,” ujar Rizieq.

"Hanya itu komunikasi selama dua tahun di Arab Saudi. Jadi, katanya, kalau mengatakan sering telepon, dan komunikasi, tidak ada. Juga soal keislaman Prabowo. Cukup saya katakan bohong.” 

Selanjutnya, Rizieq mengatakan dirinya sekarang bertanya-tanya, siapa yang lebih Islami, "Prabowo atau Yusril?"

“Pertama saya tegaskan Prabowo Islam-nya tak jelas datang dari mulut Yusril dengan mengatasnamakan saya. Justru jangan-jangan Islam Prabowo lebih bagus dari Yusril, karena Prabowo taat pada hasil Ijtima Ulama, Yusril tidak.”

“Prabowo tidak pernah menjelekkan Yusril, justru Yusril yang menjelekkan Prabowo,” kata Rizieq.

Dia menambahkan, Prabowo tak melakukan black campaign, tapi Yusril melakukan black campaign dan menyerang ulama yang ada di Ijtima Ilama.

"Sementara, Prabowo tak pernah menyerang ulama di ijtima. Prabowo menghormati ulama, Yusril merendahkan ulama. Prabowo tidak angkuh dan tak berbohong, sebaliknya Yusril angkuh dan berbohong. Yang lebih  islami Yusril atau Prabowo,” tukas Rizieq.

Rizieq pun menasihati Yusril agar insaf dan sadar, serta menjadi muslim yang baik, tidak berbohong, dan jangan melakukan black campign. Belakangan, Yusril menyatakan Rizieq Shihab adalah raja bohong. Yusril juga menunjukkan bukti percakapan lewat WhatsApp.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103

Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103

Jogja
| Sabtu, 04 April 2026, 16:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement