Tarif MRT Didiskon Hingga 50% Selama April 2019

Petugas mengecek data penumpang yang akan menaiki kereta MRT di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Selasa (26/3/2019). - Antara/Wahyu Putro A
01 April 2019 05:37 WIB Muhamad Wildan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA–Pemprov DKI Jakarta menerapkan diskon hingga 50% untuk tarif MRT sepanjang April 2019.

Potongan harga itu ditentukan berdasarkan kesepakatan antara Pemprov DKI Jakarta dengan DPRD DKI Jakarta dan telah tertuang dalam Pergub No. 34/2019 tentang Tarif Angkutan Perkeretaapian Mass Rapid Transit dan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit.

Diskon tersebut diberikan sebagai upaya untuk meraih lebih banyak pengguna serta bentuk sosialisasi mengenai penggunaan MRT bagi masyarakat.

“Jadi kalau sesuai tarif dari Lebak Bulus ke Bundaran HI itu Rp14.000, selama satu bulan hanya Rp7.000 sekali jalan. Juga misal dari Dukuh Atas ke Fatmawati yang seharusnya Rp12.000, hanya akan Rp6.000. Dari Bundaran HI ke Dukuh Atas yang seharusnya Rp3.000, hanya akan Rp1.500," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Minggu (31/3/2019).

Untuk diketahui, tarif resmi yang dikenakan untuk penggunaan MRT berada di antara Rp3.000 hingga Rp14.000 sekali jalan per penumpangnya tergantung asal dan tujuan stasiun.

PT MRT Jakarta pun menyediakan beberapa metode pembayaran bagi masyarakat yang ingin menggunakan moda transportasi ini.

Pertama, masyarakat dapat menggunakan Kartu Jelajah Single Trip yang bisa diperoleh di mesin tiket ataupun loket tiket yang tersedia di seluruh stasiun MRT. Pengunjung yang menggunakan kartu ini wajib membayar sebesar Rp15.000, ditambah dengan tarif perjalanan yang dikenakan.

Kartu Jelajah Single Trip dapat digunakan selama sepekan dan uang sebesar Rp15.000 pun akan dikembalikan ketika penumpang mengembalikan kartu tersebut ke loket.

Adapun tarif yang dikenakan untuk pengguna MRT berada di kisaran Rp3.000-Rp14.000 tergantung asal keberangkatan dan stasiun tujuan.

Kedua, masyarakat dapat menggunakan uang elektronik yang selama ini telah beredar di masyarakat, seperti E-Money, Brizzi, Tap Cash, Flazz, Jakarta One, dan kartu JakLingko.

Adapun Kartu Jelajah Multi Trip masih belum tersedia hingga saat ini karena masih dalam proses perizinan di Bank Indonesia (BI).

Nantinya, Kartu Jelajah Multi Trip dapat dibeli seharga Rp25.000 dan cara penggunaan kartu ini sama seperti pemakaian uang elektronik yang dikelarukan perbankan.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia