DVI Polda Jatim Terima 76 Data Ante Mortem Korban Virgo Transport 8
DVI Polda Jatim menerima 76 data ante mortem dan mengumpulkan 42 sampel DNA keluarga korban KM Virgo Transport 8.
Sosialisasi bela negara dengan melibatkan anak muda milenial di Kota Jogja, Sabtu (30/3/2019). /Ist-Kemenhan.
Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melakukan berbagai cara untuk meningkatkan rasa bela negara terutama di kalangan anak muda saat ini yang dikenal dengan generasi milenial. Salah satunya melalui film bertemakan nasionalisme yang dapat meningkatkan heroisme di kalangan anak muda untuk cinta terhadap bangsa sendiri. Hal itu dibahas dalam kegiatan Sosialisasi Bela Negara pada salah satu hotel di Kota Jogja, Sabtu (30/3/2019).
Analis Madya Ditjen Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Kolonel Inf Alex Batoek mengatakan pentingnya menumbuhkan heroisme di kalangan generasi muda sehingga bisa tumbuh rasa dan tanggungjawab bela negara. Menurutnya film bertemakan nasionalisme menjadi salah satu media yang efektif dalam menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa sendiri .
“Kami pernah membuat film Seteru namanya dengan sutradara terkenal juga, tetapi saat bersamaan ada film lain yang berbarengan diputar juga. Film itu menceritakan bagaimana pertengkaran di kalangan remaja sekolah itu kemudian bisa damai, persaingan geng motor bisa damai,” terang dia dalam keterangan persnya, Sabtu (30/3/2019).
Ia mengatakan melalui film tersebut seperti yang pernah dibuat pada era terdahulu, cukup efektif dalam menumbuhkan rasa nasionalisme. Terutama film berkaitan dengan perjuangan bangsa. Karena film lebih sering digemari kalangan anak muda. “Memang sangat perlu untuk membuat metode penyampaian yang tepat sesuai dengan perkembangan zaman, sesuai kebutuhan anak muda,” ucapnya.
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta berpendapat pemerintah harus menggunakan cara yang halus untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi milenial. Oleh karena itu pemerintah perlu mendorong terkait karya film yang bisa meningkatkan rasa nasionalisme dengan melibatkan seniman dan sutradara yang mampu menghasilkan kata seni budaya mengandung cinta tanah air.
“Saya yakin kalau menarik pasti akan banyak ditonton sehingga bisa menumbuhkan rasa cinta tanah air. Kalau perlu negara memberikan subsidi itu yang perlu kita dorong. Sekarang sudah berjalan tetapi perlu ditingkatkan, agar membuat film yang menarik bagi anak muda tetapi bisa menumbuhkan bela negara,” katanya.
Alex Batoek menyatakan, selain film banyak yang telah dilakukan oleh Kemenhan dalam rangka mengkader generasi muda dengan bela negara. Pihaknya sudah bekerja sama dengan Kesbangpol daerah untuk menggelar beragam kegiatan bela negara. “Film tadi itu menjadi salah satu cara saja, tetapi memang cukup efektif,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DVI Polda Jatim menerima 76 data ante mortem dan mengumpulkan 42 sampel DNA keluarga korban KM Virgo Transport 8.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 20 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.