Advertisement
Menteri-Menteri Merapat ke Kantor Wapres. Ada Apa?
Jusuf Kalla - Bisnis Indonesia/Felix Jody Kinarwan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Sejumlah menteri di bidang ekonomi merapat ke Kantor Wapres, Jakarta untuk menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla., Jumat (29/3/2019). Mereka membahas kondisi ekspor Indonesia.
Para menteri yang terdiri atas Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara tiba di Kantor Wapres, Jakarta pada Jumat sekitar pukul 10:00 WIB.
Advertisement
"Obrolan secara keseluruhan melihat bagaimana peningkatan ekspor kita," kata Enggartiasto mewakili para menteri yang hadir menjelaskan kepada media, Jumat.
Menurut Enggartiasto, Wapres juga menanyakan tentang progres dari fasilitas keringanan tarif atau "generalized system of preferences" (GSP) Amerika Serikat.
BACA JUGA
GSP merupakan program Pemerintah AS untuk mendorong pembangunan ekonomi negara-negara berkembang berupa pembebasan bea masuk ribuan produk termasuk dari Indonesia, ke negeri Paman Sam tersebut.
Enggartiasto mengapresiasi Indonesia masih diberi kesempatan mendapatkan GSP tersebut.
Mendag menambahkan pemerintah AS menilai surplus perdagangan Indonesia besar terhadap AS.
"AS menyatakan dia tidak memaksakan sesuatu yang tidak mungkin, tapi tolong jangan dibatasi 'market access' mereka," jelas Enggartiasto.
Pertemuan itu berakhir pada sekitar pukul 11:15 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Motif Ekonomi, Pelaku Pencurian Anjing di Sleman Minta Maaf
Advertisement
10 Destinasi Terfavorit di Sleman Selama Libur Nataru, Ini Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Bireuen Bangun 1.000 Huntap Korban Banjir dan Longsor
- Faktor Pergerakan Wisatawan di Sleman saat Nataru, Lava Tour Favorit
- Operasi AS di Venezuela: 75 Orang Tewas Saat Tangkap Maduro
- Libur Nataru, 13.111 WNA Pilih Kereta Api di Jogja
- Profil Lucao, Nilai Pasar Rp3,4 M Perkuat Lini Belakang PSS
- Kemenhut Tegaskan Tak Ada Penggeledahan oleh Kejagung
- Pemkab Sleman Luncurkan e-Kalurahan, Awasi Transaksi Desa
Advertisement
Advertisement



