Eks Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Jual Beli Gas
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengikuti debat cawapres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019)./Antara-Wahyu Putro
Harianjogja.com, JAKARTA--Gara-gara ada dugaan setingan seorang mahasiswi bernama Vincentia Tiffani mengajukan diri menjadi istri Sandiaga Uno, cawapres nomor urut 02 itu malah dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Sandiaga dilaporkan ke Bawaslu atas dugaan melakukan kebohongan alias hoaks saat berkampanye.
Sekjen Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) Ucok Choir selaku pelapor tidak hanya melaporkan Sandiaga dan pasangannya, Prabowo Subianto tetapi juga tim sukses paslon tersebut.
"Keduanya, Sandiaga dan BPN, Bawaslu harus segera menyelidiki pada subjek yang melakukan pengakuan, saudari Tiffani dan panitia khususnya," kata Ucok di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2019).
Dalam laporannya, Ucok mengungkapkan telah menyerahkan sejumlah barang bukti untuk memperkuat laporannya itu.
Barang bukti yang telah diserahkan, yakni video klarifikasi Tiffani yang diunggah di media sosial Instagram dan beberapa artikel di media daring terkait kasus tersebut.
Atas laporannya itu, Ucok meminta Bawaslu bisa bersikap tegas untuk menegur Sandiaga dan BPN agar menghentikan hoaks. Terlebih, menurutnya saat ini semakin mendekati masa pemungutan suara.
"Kami meminta Bawaslu, tegas menegur baik paslon maupun tim kampanyenya, BPN 02 untuk segera menghentikan kampanye setingan hoaks. Karena ini sudah kampanye terbuka. Lebih baik berkampanye dengan program-program agar masyarakat dan rakyat tahu apa yang menjadi visi misi paslon," ucapnya.
Sebelumnya, Tiffani telah mengklarifikasi \'lamarannya\' untuk menjadi istri kedua cawapres Sandiaga Uno, saat menghadiri acara peresmian OKE OCE cabang Jogja dan program Rumah Siap Kerja Sandiaga Uno di Cengkir Heritage Resto and Coffee, Sleman, pada Sabtu 24 Maret 2019.
Melalui video yang diunggah ke akun Instagram miliknya pribadinya @vincentiatiffani, Selasa (26/3/2019) malam, dirinya mengaku diundang dalam acara tersebut sebagai model produk bulu mata. Dia dimintakan tolong sebagai perwakilan milenial untuk bertanya ke Sandiaga Uno.
Menurutnya, pertanyaan \'lamaran\' ke Sandiaga Uno hanya sekadar kelakar alias candaan. Dan, pertanyaan tersebut diakuinya disuruh oleh panitia.
"Kalau teman-teman saya, pasti tahu saya orangnya suka bercanda. Akhirnya saya dimintakan tolong panitia bertanya bagaimana jika saya jadi istri kedua Sandiaga Uno. Seperti beneran, tapi bercanda," terang Vincentia Tiffani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.