Advertisement
Mendiang M. Yamin di Mata Sahabat
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Keluarga besar TKN Jokowi-Ma'ruf dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berduka atas meninggalnya Muhammad Yamin, Jumat (22/3/2019).
Aktivis, kader, sekaligus Ketua Seknas Jokowi ini berpulang dalam perjalanan dari Jakarta ke Jogja untuk menghadiri deklarasi dukungan bagi Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Beliau adalah kader PDI Perjuangan yang begitu berdedikasi bagi kemenangan Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin," ungkap Sekretaris Jenderal PDIP sekaligus Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto dalam keterangan resmi PDIP, Jumat (22/3/2019).
"Kami sungguh merasa kehilangan ditinggal sosok pekerja keras, ramah dan jenaka, namun kokoh dalam prinsip. Bung Yamin memelopori pergerakan relawan untuk kemenangan Pak Jokowi sejak tahun 2013," tambahnya.
Hasto memang terbiasa menyebut almarhum dengan panggilan Bung Yamin. Dirinya menyatakan bahwa PDIP dan TKN memberikan penghormatan terbaik pada Bung Yamin, mendoakannya khusnul khatimah, dan menjelaskan bahwa pengorbanannya selama menjadi kader dan penggawa TKN, tak sia-sia.
Pengagum Taufiq Kiemas
Seorang sahabat yang mengenal sosok Yamin sebagai kader militan PDIP, Timbo Siahaan, Pemred Jak TV sekaligus Komisaris Garuda Indonesia, mengungkapkan perjalanan almarhum Yamin sebagai pelopor Seknas Jokowi.
Almarhum Yamin, bersama Ketua MPR-RI 2013-2014 Sidarto Danusubroto dan kawan-kawan membentuk Seknas Jokowi awal tahun 2014 untuk memenangkan capres-cawapres Joko Widodo - Jusuf Kalla.
Ada pernyataan menarik dari almarhum, yang memggambarkan betapa besar energinya untuk politik. Yaitu, terkait alasan almarhum tidak membubarkan Seknas Jokowi, walaupun pasangan Jokowi-JK telah terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014.
"Suatu hari saya pernah bertanya kepada Yamin, 'Min, Jokowi-JK sudah menang tapi kenapa Seknas Jokowi belum dibubarkan?' Yamin menjawab, 'Seknas Jokowi gak akan dibubarkan, bang. Seknas Jokowi akan tetap mengawal Pak Jokowi selama menjadi presiden.' Saya terdiam," ungkap Timbo dalam keterangan resmi yang diterima Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Jumat (22/3/2019).
Timbo pun mengisahkan bahwa almarhum Yamin merupakan orang yang sangat dekat dengan almarhum Taufiq Kiemas, politisi senior PDIP sekaligus suami dari Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri. Timbo menyebut Yamin terbiasa menyapa Taufiq dengan panggilan 'Kak TK'.
"Hampir setiap saat berada di samping Pak Taufiq Kiemas. Kalau mau mencari Yamin tidak perlu repot-repot, cari saja Yamin di Pompa Bensin Pejompangan. Di tempat ini, Pak TK selalu kumpul dengan teman-temannya termasuk di situ ada Yamin," ungkapnya.
Oleh sebab itu, Timbo mengungkapkan bahwa Yamin begitu terpukul ketika Taufiq meninggal dunia 8 Juni 2013. Selain itu, almarhum Yamin tampak kerap berlinang air mata bila mengingat semua kebaikan Taufiq.
"Memang semasa hidupnya Pak TK dikenal orang baik dan penolong. Siapapun selalu dibantu oleh Pak TK," ujar Timbo.
Bahkan, saking sayang dan hormatnya kepada Taufiq, Timbo menyebut almarhum Yamin selalu ziarah ke makam mantan Ketua MPR RI periode 2009-2013 ini di Makam Pahlawan Kalibata setiap tanggal 31 Desember.
"Mengapa tanggal 31 Desember? Karena itulah tanggal kelahiran Pak TK, 31 Desember 1942," ungkap Timbo.
"Sekarang Yamin sudah menemui orang yang ia sangat sayangi dan hormati, almarhum Pak TK.
Selamat jalan, Yamin. Semoga arwah almarhum mendapat tempat yang terindah bersama Tuhan di surga. Amin," tutupnya.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
Advertisement
Advertisement







