Tak Hiraukan Lembaga Survei, Nasdem Yakin Masuk Tiga Besar

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai NasDem, Effendy Choirie. - Ist/Nasdem.
22 Maret 2019 23:07 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Partai Nasdem menyatakan optimistis mampu menembus tiga besar dan memperoleh 100 kursi DPR dalam perhelatan Pemilu 2019. Partai besutan Suya Paloh ini tak akan menggubris lembaga survei yang masih menempatkan partainya di bawah parliamentary threshold sebesar 4%.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Nasdem, Effendy Choirie mengatakan, hal biasa ketika hasil survei lembaga survei tertentu yang menempatkan partainya di bawah parliamentary threshold sebesar 4%. Selain itu dalam melihat survei jangan hanya menggunakan satu lembaga saja sebagai perbandingan sehingga lebih valid.

Ketidakpercayaan sepenuhnya terhadap survei tersebut bukan tanpa alasan, mengingat, lanjutnya, pada Pemilu 2014 silam, Nasdem diprediksi lembaga survei hanya mendapatkan 1,3% suara. Namun faktanya saat itu justru memperoleh 6,7% suara sehingga cenderung meleset jauh.

“Jadi kami sudah biasa menghadapi survei-survei semacam itu, hal biasa,” terangnya dalam rilisnya, Jumat (22/3/2019).

Pria yang biasa disapa Gus Choi ini menambahkan, saat ini sebagian besar lembaga survey hanya mensurvei terkait elektabilitas partai, tidak menyangkut calegnya. Padahal kontribusi caleg pada elektabilitas partai cukup besar.

‘’Caleg Partai Nasdem sebagian besar tokoh mumpuni di daerahnya. Belum termasuk para pesohor atau artis yang tentu mempunyai kontribusi besar untuk partai,” katanya.

Berbeda dengan tanggapan lembaga survey terhadap partainya, terkait pasangan Capres Cawapres nomor 01 Jokowi – Ma’ruf, Gus Choi mengatakan sebagian besar survei menempatkan petahana di urutan pertama. Hasil survei itu sangat realistis dengan berbagai program Jokowi dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Sehingga ia optimistis Jokowi – Ma’ruf akan menang dalam Pilpres 2019.

Jika ada hasil lembaga survei yang menyebutkan selisih suara antara Jokowi dan Prabowo semakin kecil, menurutnya banyak lembaga survei lain menunjukkan hasil yang sebaliknya yaitu selisih itu semakin besar. Oleh karena itu pihaknya tidak terhibur dengan itu karena fakta yang terjadi saat ini potret masyarakat yang mengapresiasi kerja Jokowi.

‘’Intinya hasil survei lembaga-lembaga survei itu menjadi bahan instrospeksi sekaligus stimulan dan dorongan untuk bekerja lebih keras lagi,’’ ujar pria yang juga nyaleg dari dapil Jawa Timur ini.

Dengan beragam bekal yang dimiliki, ia yakin Nasdem akan masuk dalam tiga besar dalam Pemilu 2019 dan memperoleh 100 kursi di DPR, sekaligus bisa mengantarkan Jokowi – Ma’ruf sebagai pemenang dalam Pilpres 2019.

 “Kami akan bekerja lebih keras, lebih giat door to door untuk memastikan Jokowi menang dengan selisih yang lebih besar dibandingkan dengan Pilpres 2014,” katanya.