Advertisement
Wah, Subsidi Pemerintah untuk Angkutan Motor Gratis Mudik Lebaran Depan Menyusut
Prajurit TNI AL membantu mengarahkan parkir sepeda motor pemudik arus balik yang akan menumpang kapal KRI Banda Aceh, di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jateng, Jumat (24/7). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Mudik lebaran 2019 masih akan berlangsung tiga bulan ke depan, namun sejumlah kebijakan mulai dipersiapkan oleh pemerintah. Kementerian Perhubungan melaporkan jumlah subsidi yang dikucurkan untuk program Angkutan Motor Gratis 2019 justru turun hingga 23,2% menjadi Rp28 miliar.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan Zulmafendi mengatakan bahwa jumlah subsidi yang dikeluarkan pemerintah tidak pernah berubah sejak 2017, yakni Rp36,5 miliar. "Tahun ini hanya Rp28 miliar, jadi malah turun [dibandingkan dengan 2017]," kata Zulmafendi, Kamis (14/3/2019).
Advertisement
Dia menjelaskan penurunan nilai subsidi tersebut disebabkan adanya proses lelang yang ketat. Pemerintah justru bisa mendapatkan keuntungan efisiensi karena dengan jumlah kuota sama, tetapi nilai subsidi lebih rendah.
Lintas pelayanan Motis 2019 hampir sama dengan penyelenggaraan program Motis sebelumnya, yang terbagi atas 3 lintas layanan yaitu pertama, Lintas Utara : Stasiun (sta.) Jakarta Gudang--Sta. Cikarang/Lemahabang--Sta. Cirebon Prujakan--Sta. Tegal--Sta. Pekalongan--Sta. Semarang Tawang--Sta. Ngrombo--Sta. Cepu--Sta. Bojonegoro--Sta. Babat--Sta. Surabaya Pasar Turi.
BACA JUGA
Kedua, Lintas Selatan I : Sta. Jakarta Gudang--Sta. Cikarang/Lemahabang--Sta. Cimahi--Sta. Kiaracondong--Sta. Sidareja--Sta. Kroya--Sta. Gombong--Sta. Kebumen--Sta. Kutoarjo.
Ketiga, Lintas Selatan II : Sta. Jakarta Gudang --Sta. Cikarang/Lemahabang--Sta. Cirebon Prujakan--Sta. Purwokerto--Sta. Kroya--Sta. Kutoarjo--Sta. Lempuyangan--Sta. Klaten--Sta. Purwosari--Sta. Madiun--Sta. Kertosono--Sta. Jombang--St. Mojokerto--Sta. Surabaya Pasarturi.
Masing-masing lintas layanan tersebut, kapasitas layanan angkut motis sebesar 464 motor. Total keseluruhan 3 lintas layanan tersebut mempunyai kapasitas angkut motis sebesar 1392 motor/hari.
Kemudian selama 13 hari pelaksanaan program layanan Angkutan Motis ini, kuota yang ditetapkan sebanyak 18.096 sepeda motor.
Pemerintah berharap dengan telah dibukanya program layanan motis ini, masyarakat yang berencana mudik dengan sepeda motor, mau memanfaatkan layananan angkutan motor gratis ini, dengan beralih menggunakan motis untuk sepeda motornya, sedangkan pemudik mau beralih naik kereta api ataupun moda angkutan umum lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
PDI Perjuangan DIY Dirikan Posko Gotong Royong Mudik di Lima Titik
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Mabes TNI Tangkap Tiga Perwira BAIS Pelaku Penyiraman Air Keras
- Exit Tol Purwomartani Berhasil Kurangi Kepadatan Arus di Prambanan
- Pemerintah Desa Pagerjo Resmikan Gedung Raden Mas Sundoro di Wonosobo
- Warga Bantul Diminta Batasi Minuman Bersoda Saat Lebaran
- Tips Mudik Aman Ala Honda Istimewa
- Pemkot Jogja Siapkan Parkir Digital Guna Urai Kepadatan Libur Lebaran
- Danamon Fasilitasi Mudik Gratis ke Jogja dan Solo
Advertisement
Advertisement






