Advertisement
Vihara Dharma Bakti Meramal Pilpres, Hasilnya: Tidak Ada Musim Berganti
Calon Presiden dalam Pilpres 2019 Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Capres Prabowo Subianto di sela-sela pengambilan nomor urut pasangan calon untuk pemilihan Presiden 2019, di kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/9/2018). - Reuters/Darren Whiteside
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Vihara Dharma Bakti, Jakarta turut mengeluarkan prediksi Pilpres 2019. Ramalan yang dilakukan bertepatan dengan Tahun Baru China atau Imlek ini dilakukan berdasarkan kepercayaan China yaitu dengan Kiu Ciam atau Ciam Si.
"Semalam pada pukul 00.00 WIB kita sudah melakukan tradisi Kiu Ciam atau Ciam Si untuk mengetahui peruntungan di tahun babi tanah ini. Kemudian keluarlah nomor dua untuk masalah umum dan keselamatan bangsa serta nomor tujuh untuk bisnis. Hasilnya ternyata bagus, jadi pilpres nanti tidak ada masalah. Semua bagus," kata perwakilan Vihara Dharma Bakti, Gunawan seperti dilansir Antara di Jakarta, Selasa (5/2/2019).
Advertisement
Gunawan juga menyempatkan diri untuk membacakan hasil dari Ciam Si tersebut kepada awak media. "Kita baca yang umum dulu ya, yang nomor dua: 'Awan terpencar sinar rembulan yang terang pun muncul. Tak perlu menanyakan masa depan. Semua perjodohan telah ditetapkan oleh Tuhan. Semua masalah menjadi sukses.' Nah jadi tidak usah tanya siapa presidennya," katanya.
"Kemudian, sekarang untuk bisnis, dengan nomor tujuh: 'Kekayaan dari lahir menjadi milikmu. Rumah tangga Anda pasti terang. Kepergian ini pasti tiada kerugian, ibarat suami-istri seumur hidup sangat harmonis.' Jadi no. 1 dan no. 2 tidak pernah konflik, karena itu teman ternyata. Yang konflik kita yang di bawah. Jadi siapapun presidennya tidak usah ditanya, karena sudah jelas. Kecuali bunyinya diawali dengan 'Musim berganti...', nah ini kan jelas, tapi ini kan 'Jangan tanya masa depan, semua sudah diatur oleh Tuhan'. Jadi penafsirannya begitu menurut Vihara Dharma Bakti. Nanti orang juga akan menafsirkan," lanjut Gunawan.
BACA JUGA
Meski demikian Gunawan menegaskan bahwa ini hanya sebuah ramalan, hasil pastinya baru akan diketahui setelah Pilpres 2019 berlangsung pada 17 April.
Dia juga mengatakan, bahwa Ciam Si bukan bagian dari agama, tapi merupakan budaya China.
"Jadi apapun agamanya, kalau dia keturunan China, pasti akan menyempatkan diri untuk mengambil Ciam Si," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- OTT Bupati Cilacap, 13 Orang Digelandang KPK ke Jakarta
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Kuota Haji: Yaqut Diduga Terima Fee Percepatan
- Iran Prediksi Perang Timur Tengah Berakhir Sebelum Nowruz
- Google Maps Hadirkan Ask Maps, Chat AI untuk Cari Lokasi
- Libur Lebaran, Gunungkidul Targetkan PAD Wisata Rp1,7 Miliar
- Parlemen AS Nilai FIFA "Merampok" Suporter dengan Harga Tiket Mahal
- Jelang Lebaran, Produsen Oleh-oleh Kulonprogo Tambah Produksi
- Jersey Tandang Brasil 2026 Terinspirasi Jaguar dan Anaconda
Advertisement
Advertisement








