Suporter Mesir Soroti Wasit Seusai Argentina Menang Dramatis 2-3
Suporter Mesir memprotes keputusan wasit dan VAR usai kalah 2-3 dari Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Ilustrasi hujan lebat./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA-Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi atmosfer mutakhir, aliran massa udara dingin dari Asia masih mendominasi wilayah Indonesia maka diprediksikan pada akhir tahun yaitu tanggal 28-31 Desember 2018 sejumlah daerah diguyur hujan lebat.
"Sejumlah kondisi diperkirakan akan meningkatkan potensi hujan di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode menjelang akhir tahun, yaitu 28-31 Desember 2018," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R Prabowo dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (28/12/2018).
Kondisi-kondisi tersebut yaitu pusat tekanan rendah di sekitar wilayah Filipina dan Laut Cina Selatan menyebabkan massa udara dingin dari Asia cukup terkonsentrasi di wilayah utara.
Sementara itu, dominasi pola udara tekanan rendah di sekitar wilayah Australia cukup signifikan dan menyebabkan terbentuknya daerah perlambatan angin dan pertemuan angin di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan.
Dia mengatakan, sejumlah daerah yang diprakirakan berpotensi hujan lebat antara lain, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Utara.
Juga di Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT dan Maluku bagian selatan.
Disisi lain, beberapa daerah juga berpotensi mengalami angin kencang dengan kecepatan lebih dari 45 km/jam, antara lain di Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, NTT, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku bagian selatan dan Papua Barat.
Selain itu potensi gelombang laut dengan ketinggian 2,5-4,0 meter berpeluang terjadi di Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Pulau Jawa hingga Pulau Sumbawa.
Di Selat Bali hinggaSelat Lombok, Selat Alas bagian selatan, Samudera Hindia Selatan Banten, Samudera Hindia Selatan Bali hingga NTB.
Perairan Kepulauan Anambas dan Selatan Kepulauan Natuna, Laut Jawa, Perairan Utara Kepulauan Kangean, Perairan Kepulauan Sangihe - Talaud, Perairan Manado - Bitung, Laut Sulawesi bagian tengah hingga timur, Laut Maluku, Perairan Utara Kepulauan Halmahera, Samudera Pasifik Utara, Halmahera hingga Papua Barat.
Gelombang dengan ketinggian empat meter juga berpeluang terjadi di Samudera Hindia Selatan Jawa Barat hingga Jawa Timur l, Perairan Utara Kepulauan Nias dan Laut Natuna Utara.
Untuk itu BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang dalam beberapa hari kedepan, terutama untuk wilayah-wilayah yang telah mendapat hujan berintensitas tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Suporter Mesir memprotes keputusan wasit dan VAR usai kalah 2-3 dari Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Polda Metro Jaya membongkar jaringan perdagangan dan eksploitasi anak di Bekasi dan Jakarta Barat. Sebanyak 9 korban diselamatkan.
Pemerintah menyiapkan Perpres yang mengatur status pengemudi ojol sebagai pelaku UMKM, termasuk kemudahan akses KUR dan kepastian hukum.
Budi Asrori resmi dilantik menjadi Sekda Kota Jogja. Wali Kota Hasto Wardoyo meminta mempercepat reformasi birokrasi dan pelayanan publik.
Libur sekolah dan cuaca panas meningkatkan beban mesin. Pastikan oli mobil dalam kondisi prima untuk mencegah overheat saat perjalanan.
Remaja Karanganyar yang sempat diduga hilang di Sungai Bengawan Solo ditemukan selamat di Yogyakarta usai sengaja meninggalkan HP dan sandal.