Bansos September 2026 Belum Cair Padahal Terdaftar? Ini Penyebabnya
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Prabowo Subianto-Joko Widodo. Olah foto (nuc)./JIBI-doc
Harianjogja.com, JAKARTA- Survei mengenai elektabilitas capres dan cawapres peserta Pilpres 2019 kembali mengunggulkan pasangan Jokowi-Ma\'ruf Amin.
Hasil survei lembaga Indonesia Elections and Strategic (indEX) Reasearch menunjukkan hasil, pasangan Joko Widodo-KH Ma\'ruf Amin mengungguli Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan elektabilitas terpaut jauh, yakni lebih dari 20 persen pada Pilpres 2019.
Temuan lembaga survei indEX Research menunjukkan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf mencapai 54,6 persen, sedangkan Prabowo-Sandi hanya sebesar 30,6 persen. Sementara, sebanyak 14,8 persen pemilih masih tidak tahu atau tidak menjawab. Sekadar diketahui, hasil Pilpres 2014 menunjukkan Jokowi-JK meraih suara 53,2 persen dan Prabowo-Hatta 46,8 persen.
“Berbeda dengan Pilpres 2014, posisi Jokowi saat ini adalah figur petahana sehingga lebih banyak diuntungkan,” jelas Direktur Eksekutif indEX Research Vivin Sri Wahyuni dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/12/2018).
Sebagai presiden, kata Vivin, Jokowi telah banyak meluncurkan kebijakan strategis dan menguasai sumber daya untuk dapat memenangkan Pilpres 2019.
Karena itu, Vivin menyatakan, untuk menggerus dukungan terhadap petahana, kubu oposisi kerap menuduh pemerintahan Jokowi-JK bersikap memusuhi umat Islam, melayani kepentingan asing, hingga informasi bohong (hoaks) bahwa Jokowi keturunan PKI.
“Pemilihan Kiai Ma’ruf sebagai cawapres relatif berhasil menetralkan serangan-serangan oposisi,” lanjut Vivin.
Kiai Ma’ruf adalah ulama senior Nahdlatul Ulama (NU), organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar di Indonesia. Sebelumnya Kiai Ma’ruf dikenal sebagai figur kuat di balik gerakan 212 yang menumbangkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada pemilihan umum kepala daerah (pilkada) di DKI Jakarta dengan tuduhan penistaan agama.
“Ahok adalah sekutu kuat Jokowi dari masa menjabat sebagai Gubernur di DKI,” ungkap Vivin.
Survei indEX Research dilakukan pada 11-20 November 2018, dengan jumlah responden 1200 orang. Metode survei adalah multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.