Purbaya: Pelaku Perugian Negara Akan Dikejar, Belajar dari Kasus Eddy
Menteri Keuangan Purbaya menegaskan pelaku yang merugikan negara akan terus dikejar hingga aset berhasil dipulihkan untuk negara.
Yusril Ihza Mahendra./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Keputusan politikus Yusril Ihza Mahendra menjadi pengacara Jokowi-Ma\'ruf Amin di Pilpres 2019 belum tentu disertai dukungan Partai Bulan Bintang (PBB) ke kubu pasangan nomor urut 01 tersebut.
Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra dalam wawancaranya dengan Suara.com-jaringan Harianjogja.com pekan lalu menyatakan, keputusan dukungan politik akan dibahas di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PBB.
Yusri mengatakan, keputusannya menjadi lawyer Jokowi tidak ada kaitannya dukung mendukung politik. "Jadi lawyer ini nggak ada urusannya sama dukung-mendukung. Tapi PBB belum ada arah dukungannya...Kan nanti akan ada pembahasan internal tentang masalah ini [dukungan politik]," kata Yusril Ihza Mahendra.
Menurutnya, pembahasan dukungan politik akan dibahas di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PBB yang akan digelar Desember mendatang di Jakarta.
"Jadi nanti biarin aja PBB membahas masalah ini, Jadi tidak ada sikap resmi PBB sampai hari ini. Jadi, apa yang dibilang Pak MS Kaban tetap dukung Prabowo, nggak ada itu. Itu nggak ada sikap. Saya sendiri nggak dukung siapa pun," kata dia.
Dia juga menegaskan PBB tetap akan memberikan dukungan ke salah satu pasangan capres cawapres alias tidak bermain di dua kaki ke depannya."Nggak lah [bermain di dua kaki]. Nanti saya nggak tahu apa keputusan nanti di bulan Desember. Kita tunggu saja keputusannya seperti apa nanti seperti apa. Kan kita mau dengar juga masukan dari daerah-daerah," jelasnya lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Menteri Keuangan Purbaya menegaskan pelaku yang merugikan negara akan terus dikejar hingga aset berhasil dipulihkan untuk negara.
Kebakaran Habit Pool and Lounge di Sleman diduga akibat korsleting listrik dengan kerugian ditaksir hingga Rp15 miliar.
Pemkot Surabaya mengoptimalkan Gerakan ABSO dengan 87 titik drop box limbah medis untuk pengelolaan sampah obat dan B3 rumah tangga.
Perumda Sendang Kamulyan Batang menyiapkan proyek air bersih untuk mendukung KITB yang masuk Perpres 106 dengan target operasional 2028.
Ubur-ubur mulai muncul di pantai Gunungkidul. Wisatawan diminta waspada karena lima orang sudah tersengat saat libur sekolah.
Menkeu Purbaya menyebut ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada kuartal I 2026, melampaui rata-rata negara G20 dan ASEAN.