Advertisement
Kubu Prabowo Dituding Dukung Khilafah, Gerindra Sebut Kubu Sebelah Panik
Prabowo menggelar konferensi pers di kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018). - Suara.com/Yosea Arga
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Kubu Prabowo menanggapi tudingan ihwal mendukung adanya khilafah di Indonesia.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade merasa heran dengan tuduhan yang menyebut Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mendukung adanya khilafah di Indonesia. Andre kemudian menuding yang melakukan tuduhan tersebut dari kubu lawan Prabowo – Sandiaga Uno di Pilpres 2019.
Advertisement
"Mungkin kubu orang panik kali, melihat bahwa surveinya cenderung stagnan, cenderung turun. Lalu survei Pak Prabowo, Pak Sandi naik terus jadi mulailah dihubung-hubungkan Prabowo dengan HTI," kata Andre, Rabu (31/10/2018).
Terkait itu, Andre tak habis pikir ada yang terus mengaitkan Prabowo dengan HTI. Bahkan tudingan itu kemudian disebarluaskan di dalam media sosial Twitter dengan tagar #prabowobersamakhilafah.
BACA JUGA
Padahal menurutnya sosok Prabowo jelas sulit dikait-kaitkan dengan Hizbut Tahrir Indonesia, ormas keagamaan yang sudah dibubarkan pemerintahan Joko Widodo.
Menurut Andre, Ketua Umum Partai Gerindra sudah membela kedaulatan negara sejak lama, hal itu dibuktikan Prabowo saat bergabung dengan TNI.
"Padahal kan kita semua tahu ya Pak Prabowo itu pejuang, TNI, orang yang membela kedaulatan, membela UUD 45, membela pancasila dengan darah air mata dan nyawa, masih di diskresditkan dengan seperti itu," ujarnya.
Andre pun sempat menilai tuduhan-tuduhan yang ditujukan ke Prabowo dimainkan kubu sebelah yang dianggapnya sedang dalam kondisi panik karena hasil survei menunjukan elektabilitas Prabowo - Sandiaga sedang merangkak naik.
"Mungkin pendukungnya panik kalau jagoannya bisa kalah," pungkasnya.
Untuk diketahui, Calon Presiden Prabowo Subianto sebelumnya merasa dituduh mendukung dan membela ISIS dengan mengusung khilafah. Prabowo merasa difitnah dengan tuduhan dukungan untuk berdirinya negara khilafah dan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah dibubarkan pemerintah.
Hal itu disampaikan Prabowo saat deklarasi Relawan Rhoma Irama for Prabowo- Sandi (PAS) di markas Soneta, Jalan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat, Minggu (28/10/2018) lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Listrik Padam Hari Ini: Bantul dan Sleman Kena Giliran
- Hasil Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final
- Jadwal SIM Keliling di Bantul, Jumat 13 Maret 2026
- Jadwal Bus DAMRI Jogja-YIA, Jumat 13 Maret 2026
- Jalur Trans Jogja ke Lokasi Wisata dan Terminal di Jogja, 13 Maret
- Jadwal SIM Keliling di Kota Jogja Jumat 13 Maret 2026, Cek Lokasinya
- Janice Tjen Siap Debut di Miami Open 2026
Advertisement
Advertisement









