Topan Dujuan Hantam Jepang, Hampir 2 Juta Warga Dievakuasi
Topan Dujuan menerjang Jepang, hampir 2 juta warga diperintahkan evakuasi. Puluhan ribu warga terdampak listrik padam dan layanan transportasi terganggu.
Prabowo Subianto Tiba di KPU./Okezone-Badri
Harianjogja.com, JAKARTA- Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengeluarkan pernyataannya "Make Indonesia Great Again". Namun ia membantah pernyataan itu menjiplak slogan kampanye yang digunakan Donald Trump di Pemilu Amerika Serikat 2016.
"Tidak jiplak, masa kamu tidak mau Indonesia kuat," kata Prabowo menjawab pers, usai menghadiri Silaturahmi Kebangsaan yang diadakan Pergerakan Indonesia Maju (PIM) di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat (12/10/2018) malam.
Menurut dia, kalau bangsa lain boleh mengatakan "Make America Great Again", masa dirinya tidak boleh mengatakan "Make Indonesia Great Again".
Prabowo menginginkan bangsa Indonesia kuat dan rakyatnya tidak miskin.
"Masa kalian tidak bangga menjadi orang Indonesia. Ini bukan menjiplak, saya ingin bangsa Indonesia kuat," ujarnya seperti dilansir Antara.
Sebelumnya, Prabowo mempertanyakan mengapa tidak ada pemimpin Indonesia yang berani berbicara lantang seperti presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memiliki semboyan "America First" dan "Make America Great Again".
Hal itu dikatakannya saat berpidato dalam acara Rapat Kerja Nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin di Pondok Gede, Jakarta, Kamis (11/10/2018).
"Dia mengatakan America First dan mengatakan Make America Great Again. Kenapa kok bangsa Indonesia tidak berani mengatakan bagi Bangsa Indonesia, Indonesia \'First\'. \'Make Indonesia Great Again\'," kata Prabowo.
Dia mengatakan kenapa tidak ada pemimpin yang berani mengatakan, "yang penting adalah pekerjaan untuk rakyat Indonesia".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Topan Dujuan menerjang Jepang, hampir 2 juta warga diperintahkan evakuasi. Puluhan ribu warga terdampak listrik padam dan layanan transportasi terganggu.
RUU Reforma Agraria disahkan DPR hari ini. Regulasi ini mengatur pembentukan LPRA yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.
Banjir bandang menerjang Arosuka, Solok. Empat warga luka, 32 jiwa mengungsi, serta 11 kantor dan 28 kendaraan terdampak.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Harga pangan 22 September 2026 relatif stabil. Beras dan minyak goreng tetap, sedangkan seluruh jenis cabai kembali mengalami kenaikan.