Advertisement
Duh...Masih Ada 32 Juta Penduduk belum Masuk Daftar Pemilih Tetap
Viryan Aziz, Komisioner Komisi Pemilihan Umum. - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Data pemerintah mencatat masih ada puluhan juta warga Indonesia yang belum terdaftar sebagai pemilih.
Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negri mengirim surat kepada Komisi Pemilihan Umum yang isinya ada 31.975.830 jiwa pemilih belum masuk daftar pemilih tetap (DPT).
Advertisement
Viryan Aziz, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), mengatakan bahwa jumlah tersebut didapat dari masyarakat yang sudah melakukan perekaman data kartu tanda penduduk elektronik tapi belum tercatat sebagai warga yang bisa memilih.
Jumlah ini besar sekali potensinya dan ini jadi target kita. Targetnya bukan lagi 11 juta melainkan 31 juta,” katanya di Jakarta, Jumat (5/10/2018).
BACA JUGA
Total yang belum mendapatkan hak pilih ini naik sebelumnya dari pemerintah yang menyebut ada potensi 11 juta pemilih terancam tidak bisa memberikan suaranya pada pemilu 2019.
Demi mengurangi angka tersebut, KPU akan mendirikan posko-posko di setiap daerah. Saat ini sudah berdiri 69.000 toko dari target 83.000.
“Karena angkanya sebesar ini perlu dilakukan upaya melindungi hak pilih secara terstruktur, masif, dan partisipatif,” ungkapnya.
Sementara itu pada 17 Oktober nanti akan dibuat gerakan satu kali ke kantor desa dan kelurahan. Seluruh peserta, penyelenggara pemilu, dan masyarakat diminta mengecek apakah sudah terdaftar dan mempunyai hak pilih atau belum saat pemilu serentak nanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
Advertisement
Berita Populer
- Nicolas Maduro: Dari Sopir Bus hingga Presiden Venezuela
- Sekjen PBB Peringatkan Dampak Aksi AS di Venezuela
- Delcy Rodriguez: Nicolas Maduro Masih Presiden Venezuela
- Oxford United Pinjam Jamie Donley
- Mayoritas Kreator Hidup di Bawah Bayang Ketidakpastian Finansial
- AS Luncurkan 622 Serangan Udara Sepanjang 2025, Ini Targetnya
- Wali Kota New York Kecam Trump soal Serangan ke Venezuela
Advertisement
Advertisement





