Dirut Hanania Group Ditahan, Kasus Penipuan Umrah Rp12,14 Miliar
Dirut Hanania Group ditahan Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan umrah dan penggelapan dana jamaah dengan kerugian Rp12,14 miliar.
Kapal kontainer misterius yang dibuat di Indonesia dan berlayar di samudera tanpa satu pun awak di dalamnya, ditemukan kandas di lepas pantai kota Thongwa, Yangon, Myanmar. /Myanmar Times
Harianjogja.com, YANGON- Warga Yangon dihebohkan dengan munculnya kapal misterius.
Kapal kontainer yang dibuat di Indonesia dan berlayar di samudera tanpa satu pun awak di dalamnya, ditemukan kandas di lepas pantai kota Thongwa, Yangon, Myanmar.
Kapal bernama ”Sam Ratulangi PB 1600” tersebut kali pertama ditemukan masih berlayar di sekitar tujuh mil dari desa Thama Seitta, Kamis (30/8/2018) pekan ini.
Laporan awal dari penduduk desa mengatakan, mereka kali pertama melihat kapal itu berlayar di lautan pada Selasa (28/8/2018) malam.
Karena curiga, warga desa tersebut melapor ke pihak berwenang. Setelah mendapat laporan tersebut, tim penjaga pantai, angkatan laut, dan polisi bergantian mengawasi kapal.
Namun, tim gabungan tersebut mengakui tak bisa mendeteksi orang-orang di kapal tersebut.
Anggota parlemen regional Yangon U Ne Win mengatakan, polisi, angkatan laut dan personel militer akhirnya naik ke kapal tersebut pada Kamis pagi.
“Tidak ada awak atau kargo yang ditemukan di kapal. Itu cukup membingungkan bagaimana kapal besar muncul di perairan kami, ”kata U Ne Win seperti diberitakan Myanmar Times, Sabtu (1/9/2018).
U Aung Kyaw Linn, Sekretaris Jenderal Federasi Independen Pelaut Myanmar, mengatakan kapal tanpa awak dan muatan itu dalam kondisi laik berlayar.
“Menurut saya, kapal itu baru saja ditinggalkan. Pasti ada alasannya mengapa semua anak buah kapal dan nakhoda meninggalkan begitu saja kapal itu berlayar tanpa arah,” terangnya.
Menurut Telegraph Maritime, kapal itu dibangun pada tahun 2001 sebagai kapal kontainer dan sedang berlayar di bawah bendera Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Dirut Hanania Group ditahan Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan umrah dan penggelapan dana jamaah dengan kerugian Rp12,14 miliar.
KCIC memprediksi penumpang Whoosh naik 15% saat libur Waisak dan Hari Lahir Pancasila, dengan okupansi mencapai lebih dari 80%.
Fenomena api misterius di Seyegan, Sleman, diduga dipicu gas metana. FT UGM merekomendasikan pemasangan blower dan perbaikan sirkulasi udara.
Blackout Sumatra menjadi sorotan. ITB menilai variabilitas cuaca akibat perubahan iklim menambah tantangan stabilitas sistem listrik modern.
KPP Pratama Bantul menyita tiga kendaraan operasional milik perusahaan dengan tunggakan pajak Rp17 miliar setelah proses penagihan sesuai aturan.
JTT mencatat 149.389 kendaraan melintas GT Cikampek Utama saat libur Idul Adha, naik 32% dibanding kondisi normal.