Nahkoda Hilang Setelah Speedboat Terbelah di Teluk Tomini
Nahkoda speedboat yang tenggelam di Teluk Tomini masih dicari. Sebanyak 12 korban lain ditemukan selamat setelah bertahan di atas rakit.
Ilustrasi mayat./JIBI
Harianjogja.com, BANJARMASIN- Terjadi bentrokan di Rumah Tahanan Direktorat Tahti Polda Kalsel di Jalan DI Pandjaitan Banjarmasin. Sesama tahanan berkelahi dan menewaskan satu orang.
Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Mochamad Rifai yang dikonfirmasi Kantor Berita Antara pada Senin (13/8/2018), membenarkan kejadian di sel Dit Tahti tersebut.
"Kini tim gabungan sudah turun melakukan penyelidikan terkait insiden itu," ucapnya.
Selain anggota Bidang Dokkes Polda Kalsel yang melakukan pemeriksaan jasad korban, tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum juga turun melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.
Sedangkan anggota Propam Polda Kalsel memeriksa petugas Dit Tahti yang kala itu sedang bertugas piket jaga.
"Semuanya masih didalami untuk mengetahui penyebab pasti peristiwa yang terjadi," beber Rifai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara, korban tewas bernama Rahmadi alias Encek. Tahanan tersebut merupakan tersangka kasus tindak pidana narkotika dari tangkapan Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel dengan barang bukti satu paket kecil sabu-sabu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nahkoda speedboat yang tenggelam di Teluk Tomini masih dicari. Sebanyak 12 korban lain ditemukan selamat setelah bertahan di atas rakit.
Harga pangan nasional hari ini, telur ayam ras Rp29.600 per kg, bawang merah Rp42.150 per kg, dan cabai rawit merah Rp54.400 per kg.
Menpar Widiyanti menargetkan Geopark Ijen mempertahankan predikat green card UNESCO melalui penguatan pengelolaan dan revalidasi pada Agustus 2026.
Kejari Boyolali menetapkan dua pegawai PT Aneka Karya Boyolali sebagai tersangka dugaan korupsi penyaluran pupuk bersubsidi periode 2023-2025.
Gudang pabrik pengolahan bambu di Pleret, Bantul, terbakar hingga menimbulkan kerugian lebih dari Rp1 miliar. Polisi masih menyelidiki penyebabnya.
Dua pekerja proyek ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencurian kabel instalasi listrik di pabrik tekstil Karanganyar usai memanfaatkan akses kerja.