KPK Sita Uang Rp4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu
KPK menyita uang tunai lebih dari Rp4 miliar dari rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu dalam pengembangan kasus suap Bupati Rejang Lebong
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di kediamanya Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin(30/7). /Suara.com-Oke Dwi Atmaja
Harianjogja.com, JAKARTA-Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dipastikan akan masuk dalam struktur tim pemenangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani.
"Termasuk Pak SBY dan para ketum partai lainnya," kata Muzani saat menemani Prabowo-Sandiaga tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018).
Muzani menuturkan, baik SBY atau ketua umum parpol pengusung lainnya akan mendapatkan tempat terhormat dalam struktur tim pemenangan Prabowo-Sandiaga.
Pasalnya, ketum parpol merupakan penentu kebijakan tertinggi dalam suksesi Prabowo-Sandiaga dalam pesta demokrasi tahun depan.
"Karena itu penempatan yang terhormat bagi para ketum bagi kami adalah sesuatu yang amat penting," jelas Wakil Ketua MPR itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
KPK menyita uang tunai lebih dari Rp4 miliar dari rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu dalam pengembangan kasus suap Bupati Rejang Lebong
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.
Kimi Antonelli tak terkejut Ferrari dan McLaren mendominasi GP Hungaria 2026. Lando Norris merebut pole position pertamanya musim ini.
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab memperketat pengawasan SOP dan mendorong seluruh pengelola melengkapi perizinan.
Program Tani Cilik di Kapanewon Turi mengajak anak-anak memanen padi, melon, ubi, hingga mengikuti tradisi Wiwitan.
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.