Advertisement
Riset Harus Terintegrasi Agar Menghasilkan Inovasi Berkesinambungan
M. Nasir
Advertisement
Harianjogja.com, PEKANBARU--Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi menyatakan penelitian yang dilakukan oleh kementerian atau lembaga pemerintah harus terintegrasi agar sesuai dengan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN).
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menjelaskan hasil riset atau pelaksanaan riset yang tidak terintegrasi nilainya cukup besar, sehingga riset yang dilakukan kurang menghasilkan inovasi yang baik dan berkesinambungan.
Advertisement
"Saya mengusulkan kepada Bapak Presiden RI agar riset dapat terintegrasi supaya sesuai dengan RIRN untuk mencapai kejayaan bangsa Indonesia," kata dia saat berpidato pada acara Puncak Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke 23 di kompleks Gubernur Provinsi Riau, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (10/8/2018).
Pada 2017, anggaran penelitian mencapai Rp24,9 triliun. Namun, karena alokasi dana tersebut tercecer di berbagai kementerian dan lembaga maka penelitian yang dilakukan menjadi tumpang tindih dan tidak efisien.
Dalam RIRN yang berdasarkan pada Peraturan Presiden (Perpres) No.38/2018 tentang Rencana Induk Riset Nasional, ada sepuluh fokus penelitian yang dicanangkan Presiden RI yaitu pangan dan pertanian, kesehatan dan obat-obatan, teknologi informasi dan komunikasi, advance material atau teknologi maju, pertahanan, energi dan energi baru terbarukan, kemaritiman; manajemen bencana, sosial, humaniora, budaya, dan pendidikan.
"Mudah-mudah kebangkitan teknologi dapat memberikan manfaat serta dampak positif bagi pembangunan ekonomi di masa depan," kata Nasir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Event Jogja April: Malam Ini, Guyon Waton dan NDX di Kridosono
- Suhu Kawah Melonjak Radius Aman Gunung Slamet Diperluas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Sultan HB X Minta Pengusutan Gugurnya Tiga Prajurit TNI
- Viral Meteor Langit di Lampung, Ini Fakta Sebenarnya
- Pegawai SPBU Tak Izinkan Pakai APAR, Motor Ludes Terbakar
Advertisement
Advertisement








