Prakiraan Cuaca Kamis: Sejumlah Kota Berpotensi Diguyur Hujan, Jogja Cerah
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas bervariasi di sejumlah kota pada Kamis. Simak prakiraan cuaca lima wilayah DIY.
Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK). /Suara.com-Dwi Bowo Raharjo
Harianjogja.com, JAKARTA- Siapa calon wakil presiden yang akan mendampingi calon presiden Joko Widodo bakal terjawab Jumat (10/8/2018) pagi.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendadak mendatangi Kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018) siang. Setelah melakukan pertemuan tertutup, Jokowi mengakui membahas soal Pilpres 2019.
Jokowi mengatakan, akan mendaftar pasangan capres dan cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat (10/8/2018) pagi.
"Ya yang pertama saya sampaikan kepada Pak Jusuf Kalla bahwa besok pagi. Insya Allah saya dan cawapres akan mendaftar ke KPU besok pagi, kurang lebih pukul 09.00 WIB," ujar Jokowi di kantor Wapres JK.
Tetapi, Jokowi hingga saat ini belum mau menerangkan nama cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres 2019. Soal nama cawapres, Jokowi juga berkonsultasi dengan JK.
"Nanti [cawapres] akan diumumkan. Nanti, bukan sekarang," kata Jokowi.
Lebih jauh Jokowi mengatakan, inisial pendampingnya masih diawali huruf M. Sambil berseloroh, Kepala Negara menyebut nama Muhamad Jusuf Kalla.
"Muhammad Jusuf Kalla. Itu M," ucap Jokowi dilanjutkan tertawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas bervariasi di sejumlah kota pada Kamis. Simak prakiraan cuaca lima wilayah DIY.
Luhut menyebut 50 juta masyarakat miskin desil 1–5 akan menerima bansos digital. Penyaluran ditargetkan mulai 2027 secara cashless.
Kejati DIY menetapkan ABW sebagai tersangka dugaan korupsi kelonggaran tarik pinjaman senilai sekitar Rp1,66 miliar di Wonosari.
KPK memeriksa empat saksi kasus dugaan gratifikasi Rp20,7 miliar yang menjerat mantan Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.
Minyak jelantah dari MBG, KDMP, rumah tangga hingga restoran dijajaki Pertamina sebagai bahan baku bahan bakar pesawat ramah lingkungan.
Selama 56 tahun, SHARP telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, mengikuti perubahan kebutuhan rumah tangga, perkembangan teknologi.