Bupati Pemalang Peras ASN dan Swasta demi Urus Perkara di KPK
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Ilustrasi mayat./JIBI
Harianjogja.com, BEIJING-Delapan orang tewas dan tiga lainnya cedera akibat tertimpa rangka jembatan di Provinsi Hangzhou, Tiongkok, Jumat (27/7/2018) malam.
Korban luka telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan darurat, demikian media resmi setempat, Sabtu (28/7/2018).
Rangka bagian atas jembatan di Desa Langgan, Kabupaten Tonglu, Provinsi Hangzho, tiba-tiba ambruk pada pukul 19.40 waktu setempat (18.40 WIB).
Sejumlah saksi mata menuturkan bahwa terjadi hujan deras disertai petir saat rangka atas jembatan ambruk. Beberapa warga desa berteduh di bawah jembatan. Sebagian besar dari korban yang tertimpa rangka jembatan itu sudah berusia lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih menyelidiki penyebab ambruknya jembatan tersebut. Upaya penyelamatan para korban luka dan pembersihan lokasi dari puing-puing bangunan yang ambruk juga terus dilakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.