Raih 1.900 Prestasi, SMA Trensains Sragen Lolos Sekolah Garuda
SMA Trensains Muhammadiyah Sragen lolos Program Sekolah Garuda Transformasi bermodal 1.900 prestasi nasional dan internasasional.
Anggota Tim Identifikasi Polres Sragen melakukan olah kejadian perkara di rumah pedagang kelontong di Dukuh Bungkus RT 017, Desa Banyurip, Jenar, Sragen, Minggu (15/7/2018). (Istimewa-Subbag Humas Polres Sragen)
Harianjogja.com, SRAGEN—Rumah bakul kelontong Pasar Galeh, Tangen, Yuni Hariyanti, 38, warga Dukuh Bungkus RT 017, Desa Banyurip, Kecamatan Jenar, Sragen, Jawa Tengah kemalingan, Minggu (15/7/2018). Uang tunai senilai Rp30 juta dan perhiasan berupa gelang, kalung dan cincin seberat 115 gram atau senilai Rp35 juta amblas.
Peristiwa nahas itu baru diketahui keluarga korban pada Minggu pukul 13.00 WIB. Awalnya, Yuni bersama suaminya Sunarto, 46, dan anaknya berangkat jualan barang kelontong di Pasar Galeh pukul 05.30 WIB dan tiba di pasar pukul 06.00 WIB. Pada pukul 10.00 WIB, Sunarto pulang. Selama pulang tidak masuk kamar kemudian pergi ke Bendo Kradenan Grobogan untuk membeli sapi. Giliran Yuni pada pukul 11.00 WIB pulang bersama adik iparnya Muh. Aziz Al Ahbab.
Mereka pun seolah tak mengetahui kalau rumahnya sudah diobok-obok maling. Yuni memasak di dapur dan Aziz rebahan melihat televisi. Seusai memasak, Yuni curiga melihat pintu kamar terbuka padahal biasanya tertutup rapat dan terkunci. Yuni pun masuk ke kamar tidurnya dan ia kaget karena barang-barang di dalam kamar sudah acak-acakan. Ia langsung menghubungi Sunarto. Mereka baru sadar bila maling tak dikenal sudah masuk rumahnya. Mereka pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Jenar.
“Tim Polsek Jenar berkoordinasi dengan Polres Sragen untuk melakukan identifikasi ke lokasi. Dari hasil olah kejadian perkara, diketahui uang tunai Rp30 juta raib. Uang itu disimpan di tas milik korban, di dalam dompet korban, dan di dalam laci. Selain itu sejumlah perhiasan seperti lima buah gelang, tiga kalung, dan cincin dengan total seberat 115 gram juga hilang. Nilai perhiasan itu Rp35 juta,” ujar Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Muryati mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman berdasarkan laporan dari Kapolsek Jenar AKP Handoyo, Senin (16/7/2018) pagi.
Muryati mengatakan total kerugian korban senilai Rp65 juta. Dia menyampaikan polisi sudah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi sebagai bahan untuk menyelidiki kasus dugaan pencurian tersebut. Tim Operasional Polres Sragen dan Tim Identifikasi langsung menyelidiki kasus itu untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut. “Kami mengimbau kepada warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan kepekaan terhadap lingkungan, khususnya bila ada orang asing masuk kampung,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
SMA Trensains Muhammadiyah Sragen lolos Program Sekolah Garuda Transformasi bermodal 1.900 prestasi nasional dan internasasional.
Persija vs Persib di Super League 2026/2027 mempertemukan dua skuad dengan total nilai pasar Rp318,52 miliar.
LPS menyebut unsur investasi unitlink tidak masuk PPP. Simak jenis asuransi yang masuk dan tidak masuk cakupan penjaminan polis.
Avengers: Doomsday meraih presales US$50 juta atau Rp875 miliar di Amerika Utara. Lebih dari 70% tiketnya untuk format Infinity Vision.
Malaysia menjadi negara terbaik untuk pensiunan 2026 versi Rumavi. Thailand dan Filipina juga masuk 10 besar, Indonesia berada di peringkat ke-58.
Surat suara Pilur Gunungkidul mulai masuk tahap pencetakan setelah 91 calon lurah ditetapkan di 31 kalurahan dengan 120.887 pemilih.