Advertisement
Prioritaskan Coklit Pemilu 2019 ke Lapas, RS dan Panti
Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bisnis.com/Samdysara Saragih
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta KPU menjadikan lembaga pemasyarakatan (lapas), rumah sakit dan panti sebagai tempat prioritas pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pemilu 2019.
Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengatakan berdasarkan evaluasinya, masih banyak warga yang belum terekam menjadi daftar pemilih.
Advertisement
“Saya datang ke lapas perempuan dan anak di Kota Tanggerang pada pemilu kemarin. Dari 400 penghuni yang punya hak pilih itu, cuma ada 32 punya hak pilih karena alasannya banyak pidahan dari Pondok Bambu. Jadi masuknya ke Jakarta,” katanya di Jakarta, Kamis (12/7/2018).
Melihat kondisi tersebut, Afif menjelaskan masih ada potensi warga yang belum menjadi daftar pemilih. Kondisi demikian kemungkinan juga muncul di rumah sakit dan panti dimana yang berada di sana bukan warga asli.
Menurutnya KPU tidak bisa sendiri melakukan ini. Oleh karena itu butuh dukungan dan kerja sama dari Kementerian Hukum dan HAM dan pihak terkait dalam menyelesaikan coklit.
Sebelumnya Bawaslu menemukan sebanyak 2.023.556 atau sekitar 1,4% pemilih pilkada 2018 yang masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTb) pada pilgub di 17 provinsi.
Sementara pada 49 pilkada kabupaten/kota terdapat DPTb sebanyak 449.128 pemilih. Oleh karena itu Bawaslu meminta KPU segera mengidentifikasi DPTb agar masuk dalam daftar pemilih sementara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
Advertisement
Advertisement









