45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora Resmi Beroperasi
Sebanyak 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora mulai beroperasi setelah mengantongi izin usaha lengkap dan berbadan hukum.
Ilustrasi kecelakaan/Ist
Harianjogja.com, PALU-Rabu (4/7/2018) dini hari, sebuah mobil yang ditumpangi Kapolres Poso, Sulawesi Tengah, terbalik saat melintas di jalanan licin ruas Tawaeli-Toboli. Kapolres AKBP Bogiek Sugiyarto dan sopirnya selamat.
"Ya, benar itu, tapi saya dan sopir tidak apa-apa," ujar Bogiek saat dihubungi melalui telepon genggamnya di Palu, Rabu.
Ia enggan memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut namun keterangan lain yang dihimpun Antara menyebutkan bahwa Kapolres dan sopirnya sedang melakukan perjalanan dari Poso ke Palu.
Saat melintas di daerah Karumba, Kabupaten Donggala, yang sedang dalam tahap rekonstruksi itu, entah bagaimana, mobil tersebut tiba-tiba oleng dan terbalik di atas jalan, tetapi Kapolres dan sopir selamat tanpa cedera.
Oleh bantuan masyarakat setempat, mobil yang terbalik dengan posisi miring itu kemudian dikembalikan pada posisi normalnya, dan setelah dicek, kendaraan tersebut masih bisa digunakan untuk meneruskan perjalanan ke Palu.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 9 Satuan Kerja II PJN XIV Palu ruas Tawaeli Toboli Julian Situmorang mengaku tidak mengetahui kecelakaan yang dialami Kapolres Poso, tetapi menyebutkan bahwa lokasi kecelakaan itu dalam kondisi licin karena hujan yang terus mengguyur dalam beberapa hari terakhir.
Akibat jalan licin ini pula, banyak truk yang tidak berani melintas sehingga saat ini sejumlah kendaraan besar itu masih menumpuk di ruas Kebun Kopi tersebut, baik yang mengarah ke Palu maupun ke luar Palu.
Kondisi licin yang menimpa badan jalan di ruas strategis dan padat lalulintas dari dan ke Kota Palu tersebut karena sisa-sisa material tanah dari penggusuran lereng yang sedang ditangani untuk meminimalisasi longsor.
Pihaknya sudah memasang banyak rambu-rambu peringatan agar pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian saat melintas di jalur tersebut.
Julian juga meminta warga yang sedang antre untuk menunggu waktu pembukaan jalan di lokasi proyek agar tidak menutup badan jalan dengan barisan kendaraan.
"Kalau barisan kendaraan menutup seluruh badan jalan, maka saat jalan dibuka di kedua ujung, maka arus lalulintas bisa macet total karena kendaraan tidak bisa berpapasan dari arah berlawanan," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa untuk kepentingan kelancaran pelaksanaan proyek strategis nasional yang dibiayai APBN sekitar Rp200 miliar di ruas Tawaeli-Toboli itu, pihak proyek atas izin instansi berwenang melakukan buka-tutup arus lalulintas.
Ruas itu ditutup pada pukul 08.00-12.00 Wita, lalu dibuka hingga pukul 14.00 kemudian ditutup lagi hingga pukul 18.00. Setelah dibuka dua jam, jalur tersebut ditutup lagi pukul 20.00-24.00 Wita lalu dibuka hingga pukul 08.00 Wita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora mulai beroperasi setelah mengantongi izin usaha lengkap dan berbadan hukum.
Program Tani Cilik di Kapanewon Turi mengajak anak-anak memanen padi, melon, ubi, hingga mengikuti tradisi Wiwitan.
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Timnas Indonesia mewaspadai permainan disiplin Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
PAN Bantul menargetkan kebangkitan pada Pemilu 2029 dengan tambahan tokoh lama, relawan hingga tingkat TPS, dan target enam kursi DPRD.