Advertisement
Bangkai KM Berkat Anugerah 9 Ditemukan
Ilustrasi pencarian kapal tenggelam. - Antara/Abriawan Abhe
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Tiga kapal kenavigasian berhasil menemukan bangkai KM Berkat Anugerah 9 yang tenggelam di perairan Dabo Singkep, Kepulauan Riau, tiga hari lalu.
Direktur Kesatuan Penjagaan Kapal dan Pantai (KPLP) Kementerian Perhubungan, Junaidi mengatakan bangkai KM Berkat Anugerah 9 ditemukan kemudian disingkirkan KN Rantos P.210, KN Sarotama P.112, dan KN. Adhara pada posisi GPS. 00°-03'-818" S/104°-27'-141" E,".
Advertisement
Junaidi menjelaskan proses pengangatan bangkai kapal dilakukan Selasa (26/6/2018) mulai pukul 07.00 WIB. Adapun kapal kayu yang mengangkut kelapa menuju Batam itu karam pada Minggu (24/6/2018).
Menurut Junaidi, proses pencarian dan pengangkatan bangkai kapal dalam kondisi cuaca yang tidak kondusif . "Tim segera melakukan pembongkaran terhadap konstruksi bangkai kapal namun karena cuaca mulai gelap dan keterbatasan penglihatan, kegiatan pembokaran tersebut dihentikan untuk sementara," jelas Junaidi dalam siaran pers, Rabu (27/6/2018).
Hari ini,, tim melanjutkan pembongkaran konstruksi dan memindahkan bangkai kapal KM. Berkat Anugerah 9 ke daratan terdekat. Junaidi menekankan, seluruh nakhoda kapal harus mengutamakan keselamatan pelayaran dan memantau informasi tentang cuaca sebelum berangkat berlayar,.
KM. Anugerah Berkat 9 dengan berat GT 20 tenggelam di perairan Tanjung Datok dekat Pulon Desa Mentuda. Dari 13 penumpang yang ada di kapal, satu orang meninggal dunia karena sakit jantung sedangkan sisanya dinyatakan selamat.
Total penumpang pada kapal tersebut sebanyak 13 orang termasuk ABK. satu orang penumpang ditemukan meninggal karena sakit jantung dan yang lainnya selamat.
Terkait tenggelamnya kapal KM Berkat Anugrah 9, Distrik Navigasi Kijang menerbitkan maklumat pelayaran bagi kapal yang berlayar di perairan tersebut untuk berhati-hati.
Junaidi mengatakan Kemenhub terus mengingatkan agar nakhoda atau operator memastikan kelaikan kapal dan memperhatikan faktor cuaca sebelum berangkat berlayar. Ditjen Perhubungan Laut secara rutin mengeluarkan maklumat pelayaran mengenai cuaca dan maklumat tersebut dapat menjadi pedoman nakhoda sebelum berangkat berlayar disamping informasi cuaca dari BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bus Wisata Malioboro-Parangtritis Beroperasi Senin, Tarif Rp12.000
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Prameks, Minggu 11 Januari 2026
- Final Piala Super Spanyol, Xabi Alonso Pantau Mbappe
- Top Ten News Harianjogja.com,Minggu 11 Januari 2026
- Indonesia Resmi Blokir Grok AI, Media Dunia Soroti Deepfake
- HUT ke-53 PDI Perjuangan DIY, Bagi Sembako hingga Bersih Sungai
- Jadwal SIM Keliling Bantul, Minggu 11 Januari 2026
- Persib vs Persija Penentu Juara Paruh Musim
Advertisement
Advertisement



