Kisah Darmo, Tukang Salon Sapi yang Bertahan Puluhan Tahun
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Ilustrasi medsos
Harianjogja.com, JOGJA- Membaca atau menonton berita ternyata juga bisa membuat masyarakat kelelahan. Begitu hasil survei di Amerika Serikat.
Berita belakangan ini hampir tidak bisa dihindari. Jaringan berita kabel 24 jam, pasokan situs berita yang hampir tiada henti, dan media sosial, tampaknya menjadi faktor gabungan yang membuat warga Amerika Serikat merasa lelah.
Hampir 70% orang yang ditanyai dalam survei baru-baru ini mengaku lelah akan banyaknya berita, menurut survei baru-baru ini oleh Pew Research Center yang berbasis di Washington. Sebanyak 30% sisanya mengaku menyukai jumlah berita yang mereka peroleh.
Baik Demokrat maupun Republik sama-sama merasa kelelahan, tetapi Pew mendapati kaum Republik dan orang yang condong ke Republik cenderung menyampaikan rasa lelah itu, dengan 77% mengaku bosan atas berita itu. Bandingkan dengan 61% di kalangan orang Demokrat dan yang condong Demokrat.
Pew juga mendapati, mereka yang berpandangan kurang menyenangkan terhadap media berita, cenderung mengaku lelah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.