1,44 Juta Kendaraan Keluar dari Jakarta saat Mudik Lebaran

Arus kendaraan padat merayap di ruas jalan tol Cikampek, Jakarta, Jumat (23/6) dini hari. - JIBI/Dwi Prasetya
07 Juni 2018 10:25 WIB Yanita Petriella News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memprediksi pada arus mudik Lebaran tahun ini sebanyak 1,44 juta kendaraan akan keluar dari Jakarta selama H-8 hingga H-1.

Direktur Operasi I PT Jasa Marga Tbk. Muhammad Sofyan mengatakan bahwa dari 1,44 juta kendaraan tersebut, sebanyak 53% atau setara 772.000 kendaraan akan menggunakan jalur tol Jakarta—Cikampek menuju ke arah Jawa.

"Yang melalui Jagorawi [Jakarta—Bogor—Ciawi] akan sebanyak 250.000 atau naik 10%," ujarnya, Rabu (6/6/2018).

Sementara itu, jumlah kendaraan yang melintasi ruas Jakarta—Tangerang akan mencapai 415.000 unit.

Jasa Marga memprediksi untuk pemudik di Pulau Jawa tahun ini sebesar 60% akan melintasi jalur utara dan 40% akan melewati jalur selatan.

Terlebih dengan terkoneksinya ruas tol dari Jakarta hingga Surabaya membuat para pemudik akan memilih melintasi jalan tol. 

Diperkirakan jumlah kendaraan yang melintasi gerbang tol Cikarang Utama pada hari puncak yakni H-6 akan mencapai 112.000 kendaraan.

"Tahun ini dengan terkoneksinya jalan tol dari Jakarta hingga Surabaya akan menjadi daya tarik pemudik. Banyak yang melintasi tol," ucapnya.

Sementara itu, per H-10 hingga H+10, Jasa Marga sudah menyetop proyek-proyek di ruas tol agar tak menggangu kendaraan yang melintasinya.

"Kami hentikan pengerjaan proyek H-10 dan H+10 untuk minimalisir ganguan. Misalnya, di Jakarta Elevated sudah steril sejak kemarin," tutur Sofyan.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia