Usai Rusuh di Mako Brimob, 96 Teroris Ditangkap, 14 Ditembak Mati

Newswire
Newswire Selasa, 05 Juni 2018 19:37 WIB
Usai Rusuh di Mako Brimob, 96 Teroris Ditangkap, 14 Ditembak Mati

Mako Brimob. /suara.com-Welly Hidayat

Harianjogja.com, JAKARTA- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melakukan operasi besar-besaran terorisme di Indonesia sebagai buntut insiden kerusuhan di Rutan Cabang Salemba atau Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan, pasca-kerusuhan Rumah Tahanan (Rutan) di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, total ada 96 orang tersangka terduga teroris ditangkap.

Lokasi penangkapan menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Adapun kerusuhan Mako Brimob melibatkan narapidana teroris dengan anggota Brimob dengan menjebol ruang tahanan.

"Sudah ada 96 tersangka ditangkap di seluruh Indonesia. 14 di antaranya tertembak mati pada saat penangkapan," kata Tito di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Selasa (5/6/2018).

Tito mengungkapkan, langkah Densus 88 Antiteror bersama TNI terus bekerja keras dalam melakukan pencegahan aksi teror yang belakangan ini banyak dilakukan kelompok Jemaah Ansharut Daulah (JAD).

"Kami semua bekerja keras baik jajaran Polri dan TNI untuk mendeteksi dan menekan terutama jaringan JAD," ucap Tito.

"Hampir di semua provinsi terdapat sel [teroris]. Ini perlu diwaspadai. Ada sel aktif dan ada juga tidak aktif," Tito menambahkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : suara.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online