Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Menteri Dalam Negeri Pakistan Ahsan Iqbal./.Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA-Telah terjadi upaya pembunuhan pada Menteri Dalam Negeri Pakistan Ahsan Iqbal. Ia ditembak dalam pertemuan terbuka di Kabupaten Narowal, Provinsi Punjab, di bagian timur Pakistan pada Minggu malam (6/5/2018). Akibatnya, ia mengalami cedera.
Seorang juru bicara Pemerintah Punjab mengatakan menteri itu terbebas dari bahaya dan telah dibawa melalui udara oleh satu helikopter ke rumah sakit di Lahore, Ibu Kota Provinsi tersebut.
Perwira Polisi Kabupaten Narowal Imran Kishwar mengatakan seorang warga lokal menembak menteri itu segera setelah ia mengakhiri pidatonya selama pertemuan terbuka di Kota Kecil Kanjrur, tempat asal menteri tersebut.
Dikemukakan seorang pria bersenjata itu, Abid Hussain yang berusia 22 tahun melepaskan satu tembakan dari jarak 10 sampai 12 meter, dan pelurunya mengenai lengan kanan menteri tersebut.
Tersangka itu ditangkap oleh polisi tak lama setelah ia melepaskan tembakan, kata perwira polisi tersebut.
Menteri itu segera dibawa ke rumah sakit Kabupaten di Narowal, tempa ia menjalani operasi awal, seperti dikutip Antra, Senin (7/5/2018).
Pemimpin dari semua partai politik di negeri tersebut dengan keras mengutuk serangan itu dan mendesak pemerintah agar memastikan keamanan politisi serta masyarakat umum.
Tak lama setelah serangan tersebut, anggota Liga Muslim Pakistan-Nawaz, yang memerintah di Pakistan, turun ke jalan di berbagai kota besar dan melancarkan protes terhadap serangan itu.
Perdana Menteri Pakistan Shahid Khaqan Abbasi juga mengutuk serangan tersebut dan memerintahkan polisi agarmelacak para perencana di belakang serangan itu.
Media lokal, dengan mengutip beberapa saksi mata, melaporkan bahwa segera setelah melepaskan tembakan, tersangka yang bersenjata mengumumkan ia menyerang untuk melakukan pembalasan sebab anak buah Iqbal membunuh keluarganya pada masalalu.
Namun, beberapa laporan mengatakan tersangka penyerang, di dalam pernyataan pengakuannya, mengatakan ia menyerang Iqbal sebab menteri tersebut termasuk di antara anggota partai yang berkuasa yang mengubah peraturan agama tahun lalu.
Lembaga keamanan sudah memberitahu menteri itu mengenai kemungkinan serangan terhadap dia, demikian laporan media setempat.
Laporan tersebut belum dikonfirmasi oleh pejabat mana pun.
Iqbal termasuk di antara otak utama elite politik Pakistan. Ia melaksanakan tugasnya bersama dua portofolio lagi, termasuk Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perencanaan, Pembangunan dan Pembaruan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.
Menlu Sugiono memastikan Indonesia terus berkoordinasi untuk menyelamatkan 9 WNI peserta flotilla kemanusiaan Gaza yang ditangkap Israel.