Advertisement
Novel Baswedan Disiram Air Keras, Teror Bukan Kali Pertama
Advertisement
Novel Baswedan disiram air keras, KPK tetap akan melanjutkan tugas.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Pusat Kajian Anti-Korupsi (Pukat) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) mengutuk keras aksi penyerangan atas penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.
Advertisement
Zaenur Rohman, peneliti Pukat FH UGM, menyatakan pihaknya mengutuk keras segala bentuk teror kepada KPK. Presiden juga diminta memerintahkan Polri agar mengusut tuntas penyerangan atas Novel. KPK juga didorong untuk memberikan perlindungan terhadap pegawainya.
Baca Juga : http://www.harianjogja.com/?p=809143">Novel Baswedan Disiram Air Keras, Bagaimana Standar Pengamanan?
“Bukan kali ini saja teror menghampiri pegawai KPK, eskalasi semakin meningkat dalam beberapa kasus besar yang sedang ditangani,”jelasnya, Selasa (11/4/2017).
Teror juga tak hanya muncul kepada pegawai namun juga keluarga penyidik KPK. Ia mengutarakan jika segala bentuk teror bukan ancaman belaka tetapi sudah menjadi teror fisik yang mengancam nyawa.
Karena itu, disayangkan selama ini teror tersebut tidak mampu diungkap kepolisian sehingga hal serupa terus terjadi. Meski demikian, dipastikan bentuk teror yang dilakukan oleh koruptor dan antek-anteknya ini tidak akan menyurutkan semangat pemberantasan korupsi.
KPK Fokus di Kantor
Hifdzil Alim, peneliti Pukat menyatakan sebaiknya pimpinan KPK jangan terlalu sering berkeliling ke daerah-daerah.
“Fokus di kantor, selesaikan berkas perkara,”ujar dia.
Terkait teknis pengamanan, pimpinan KPK diminta mengajukan penambahan personil pengamanan ke kepolisian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
Advertisement
Tambang Ilegal di Gunungkidul Disetop, Spanduk Larangan Terpasang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jelang Menstruasi Pikiran Bisa Kabur Ini Penjelasan Ilmiahnya
- Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon
- Suhu Kawah Melonjak Radius Aman Gunung Slamet Diperluas
- Arus Tol MKTT Melonjak Tajam Akses Bandara Jadi Paling Padat
Advertisement
Advertisement




