Advertisement

MAHASISWA UII MENINGGAL : Siapakah Mas Yudi?

Jum'at, 27 Januari 2017 - 19:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
MAHASISWA UII MENINGGAL : Siapakah Mas Yudi?

Advertisement

Mahasiswa UII Meninggal, nama Yudi sering disebut korban yang tewas.

Harianjogja.com, JOGJA - Teka-teki siapa sosok Mas Yudi sebagaimana disebut mendiang Syaits Asyam melakukan kekerasan dalam Diksar The Great Camping (TGC) XXXVII akhirnya terjawab.

Advertisement

Yudi, sebagaimana disebut oleh almarhum Syait adalah pendamping di kelompok satu. Anehnya,Syait justru berada di kelompok lima bersama Ilham Nurpadmy yang juga meninggal usai Diksar. Satu korban di kelompok satu justru Muhammad Fadli yang meninggal di Tawangmanggu ketika agenda Diksar masih berlangsung.

Dalam pernyataannya kepada wartawan, Ketua Panitia Diksar Wildan Nuzula menyampaikan data tentang pendamping di dua kelompok yang anggotanya sampai meninggal itu. Menurut Wildan, korban meninggal pertama Muhammad Fadli ada di kelompok satu dengan pendamping Angga, Wahyudi dan Tubagus. Kemudian korban selanjutnya, Syaits dan Ilham tergabung satu kelompok di grup lima dengan pendamping Tan, Asrul Kurniawan dan Dicki Sandi.

Wildan menjelaskan, masing-masing pendamping itu juga mendampingi peserta saat survival sehingga diharapkan bisa meminimalisasi risiko terburuk pada masing-masing peserta.

Sayang ketika ditanya soal keterkaitan antara Yudi sebagaimana yang disebut Asyam itu, panitia enggan menjawab karena alasan hanya menjadi ranah penyidik kepolisian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tambang Ilegal di Gunungkidul Disetop, Spanduk Larangan Terpasang

Tambang Ilegal di Gunungkidul Disetop, Spanduk Larangan Terpasang

Gunungkidul
| Minggu, 05 April 2026, 16:17 WIB

Advertisement

Cable Car Baru di Tawangmangu Diserbu Wisatawan

Cable Car Baru di Tawangmangu Diserbu Wisatawan

Wisata
| Minggu, 05 April 2026, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement