Advertisement

KAMPUS JOGJA : Inovasi Konservasi Energi Sektoral Butuh Terobosan

Senin, 30 November 2015 - 18:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
KAMPUS JOGJA : Inovasi Konservasi Energi Sektoral Butuh Terobosan

Advertisement

Kampus Jogja STTNAS mengadakan workshop.

Harianjogja.com, JOGJA - Menghadapi kebutuhan energi yang terus meningkat dengan semakin terbatas sumber energi lainnya, diperlukan terobosan-terobosan yang tepat serta strategis. Khususnya bicara soal tata wilayah di perkotaan, energi, sarana transportasi, layanan publik serta kawasan go green sejalan perkembangan zaman.

Advertisement

Persoalan ini mengemuka dalam workshop bertajuk “Tantangan & Perencanaan Konservasi Sektoral di DIY“ yang diadakan Pusat Studi Energi Berkelanjutan STTNAS Jogja bersama IPEN Pty Ltd AUSTRLIA. Acara yang digelar di Hotel HOM Jogja ini mengajak kerjasama DINAS PUP–ESDM DIY.

Ketua STTNAS Jogja, Ircham berharap acara ini mampu memberikan solusi dan terobosan yang inovatif di bidang energi dan tata kota. Hal ini sesuai dengan visi misi STTNAS bidang energi, transportasi, perencanaan wilayah kawasan hijau dan sejalan dengan program pemerintah.

"Kami berharap workshop ini dapat memberikan solusi serta melakukan terobosan yang inovatif tentang tata kota, energi, sarana transportasi, layanan publik dan kawasan lingkungan hijau untuk Jogja yang sejalan dengan dinamika perkembangan zaman," kata Ircham dalam workshop itu, belum lama ini.

Workshop ini diikuti dari berbagai Instansi di DIY, mulai dari Disperindagkop, Dishub, DPPKA, Bappeda, Dis Pup ESDM Tata Ruang, Pertamina dan PLN DIY. Tampil sebagai pembicara workshop Guru besar UGM, Profesor Achmad Munawar yang membahas masalah evaluasi permasalahan transportasi di DIY dan Kepala Dinas PUP-ESDM DIY, Rani Sjamsinarsi yang membicarakan kemajuan dan tantangan perencanaan kawasan hijau untuk sarana transportasi, lingkungan pemukiman, komersial, industri dan publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Bawa Tikar Sendiri di Pantai Krakal Diminta Bayar, Ini Kata Pemkab

Bawa Tikar Sendiri di Pantai Krakal Diminta Bayar, Ini Kata Pemkab

Gunungkidul
| Sabtu, 04 April 2026, 19:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement