ISPA Gunungkidul Tembus 2.296 Kasus Sepekan Saat Kemarau
Kasus ISPA di Gunungkidul mencapai 2.296 kasus dalam sepekan saat kemarau. Dinkes mengimbau warga menjaga kesehatan dan memakai masker.
Seorang perempuan paruh baya ditemukan tewas mengenaskan di sebuah ladang di Gunungkidul. (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Pembunuhan Gunungkidul terjadi disebuah ladang.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Di hari yang fitri ini, kabar duka datang dari Gunungkidul. Sesosok mayat perempuan paruh baya ditemukan di sebuah ladang di Dusun Cingkrang, Tepus, Kecamatan Tepus.
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan karena bagian leher dan kaki terikat sementaraa di dekat jasad ditemukan ceceran darah. Diduga kuat wanita ini menjadi korban pembunuhan.
Informasi yang dihimpun Harianjogja.com, mayat pertama kali oleh Ponco Sudarmo usai mencari pakan ternak sekitar pukul 06.30 WIB. Melihat kejadian
tersebut, ia langsung melaporkan ke pemilik lahan, Broto Riyanto.
"Saya langsung melaporkan kejadian pembunuhan ini ke polsek," kata Broto saat ditemui di lokasi, Jumat (17/7/2015) pagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus ISPA di Gunungkidul mencapai 2.296 kasus dalam sepekan saat kemarau. Dinkes mengimbau warga menjaga kesehatan dan memakai masker.
Rock In Solo 2026 ditunda hingga 2027. Penyelenggara menyiapkan A Journey of Rock in Solo sebagai acara alternatif berskala lebih kecil.
BPPTKG menguji sirine EWS Kali Talang dan aplikasi Smart di Balerante, Klaten, untuk mendukung peringatan dini dan simulasi evakuasi Merapi.
Persib dan Persija mengecam penyerangan rombongan Persib EPA U-18 di Rest Area KM 360 Batang. Kedua klub meminta kasus diusut tuntas.
Davide Tardozzi mengakui keunggulan Aprilia usai MotoGP Mandalika. Ducati menatap Phillip Island di tengah persaingan gelar yang ketat.
Komisi IV DPRD Kulonprogo memantau pelaksanaan kebijakan disabilitas, ketenagakerjaan, dan pariwisata. Sebanyak 90% karyawan PT Indonesia Plafon Semesta berasal