JOGJAROCKARTA : Ganjar Pranowo Bermetal Ria di Kridosono
<p><em><strong>Di antara</strong> ribuan penonton, ternyata ada Gubernur Jawa Tengah.</em></p>
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Mahardika Board Game memperkenalkan permainan papan bertemakan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia dalam ajang pameran temporer Pena dan Senjata di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Minggu (01/03/2015). Permainan ini dirancang oleh Rio Fredericco tidak bersaing antar pemain, tapi justru pemain yang mewakili Sukarno, Hatta, Tan Malaka, Sudirman, Ki Hajar Dewantara, Setiabudi dan Sudirman itu harus saling berkerjasama dan berkomunikasi untuk memenangkan misi kemerdekaa
Foto dolanan anak kali ini mengenai permainan mengenai perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Mahardika Board Game memperkenalkan permainan papan bertemakan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia dalam ajang pameran temporer Pena dan Senjata di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Minggu (01/03/2015).
Permainan ini dirancang oleh Rio Fredericco tidak bersaing antar pemain, tapi justru pemain yang mewakili Sukarno, Hatta, Tan Malaka, Sudirman, Ki Hajar Dewantara, Setiabudi dan Sudirman itu harus saling berkerjasama dan berkomunikasi untuk memenangkan misi kemerdekaan Indonesia. Papan permainan ini dijual dengan harga Rp360.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
<p><em><strong>Di antara</strong> ribuan penonton, ternyata ada Gubernur Jawa Tengah.</em></p>
Delapan dapur MBG di Solo dihentikan sementara karena IPAL belum sesuai standar. Pemkot pastikan layanan tetap berjalan.
Kemenpar ungkap kota favorit turis asing di Indonesia. Dari Jakarta hingga Bromo, tren wisata 2026 terus meningkat.
Bocah 11 tahun di Sragen ditemukan tewas dengan luka parang. Polisi selidiki dugaan pembunuhan di Jenar.
Media Korea menyebut Shin Tae-yong berpeluang melatih Persija. Negosiasi disebut sudah berjalan sejak April 2026.
Timnas Indonesia kalahkan Oman 3-0 di GBK, akhiri puasa kemenangan 38 tahun. Hubner, Romeny, dan Oratmangoen jadi pahlawan.