Advertisement

PENCURIAN SLEMAN : Demi Memiliki Motor, Maling Ini Rela Ini Rela Menuntun Hingga 2 Km

Sunartono
Kamis, 05 Februari 2015 - 12:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
PENCURIAN SLEMAN : Demi Memiliki Motor, Maling Ini Rela Ini Rela Menuntun Hingga 2 Km

Advertisement

Pencurian Sleman kali ini butuh pengorbanan yang cukup besar, yakni menuntun motor hingga 2 Km.

Harianjogja.com, SLEMAN - Seorang penjaga kos nekat membawa kabur motor milik penghuni dengan menuntunnya sejauh dua kilometer. Pelaku berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Ngemplak, Sleman Senin (2/2/2015) lalu.

Advertisement

Pelaku kejahatan itu ketahui bernama Dwi Susanto, 20, warga Ketawang, RT 04 RW 02 Grabag, Magelang. Sekitar setahun ia diminta menjaga kos putri Griya Puspita milik warga Magelang di Kimpulan, Umbulmartani, Ngemplak.

Kapolsek Ngemplak Kompol Tri Adi Hari menjelaskan peristiwa pencurian berawal saat seorang mahasiswa asal Lampung bernama Riza Ratalarasati yang melapor kehilangan motor Honda Beat warna merah Nopol BE 5244 YI. Korban kebetulan tinggal di kos yang dijaga oleh tersangka. Pada Jumat (23/1/2015) pekan lalu, korban mendapati motornya hilang saat diparkir di kos dalam kondisi tidak dikunci stang.

"Setelah memeriksa saksi, kami melakukan penyelidikan dan mengarah ke tersangka. Karena tersangka tidak lagi datang untuk bekerja sebagai penjaga kos, pasca adanya motor hilang," ungkap Tri, Rabu (4/2/2015).

Pihak korban sempat menanyakan keberadaan motor tersebut kepada tersangka yang sudah tinggal di Magelang. Tetapi tersangka mengaku tidak tahu menahu. Bahkan ia membantah mencuri motor dengan menyampaikan pulang ke Magelang dengan naik bus. Kendati demikian, lanjut Tri, setelah pihaknya memiliki cukup bukti kemudian menangkap tersangka.

"Motor itu sudah di rumahnya tapi sudah diubah-ubah bodinya, tapi setelah kami cek fisik ternyata memang benar itu motor korban," imbuhnya.

Panit Reskrim Polsek Ngemplak Aiptu Bambang Widyatmoko menambahkan tersangka pun akhirnya mengakui perbuatannya. Sengaja mencuri motor milik korban untuk dipakai sendiri bukan dijual. Pencurian dilakukan pada malam hari saat penghuni kos tertidur. Tersangka tidak menyalakan motor tersebut tetapi menuntun dari kawasan Umbulmartani hingga sampai di Jalan Kaliurang, Ngaglik sejauh kira-kira dua kilometer. Adapun yang dituju yakni tempat pembuatan kunci.

"Setibanya di tempat membuat kunci tersangka menunggu sampai buka dan meminta agar kunci dibukakan oleh tukang kunci tersebut," ungkap Bambang.

Setelah berhasil membuat kunci palsu, tersangka membawa motor dan menitipkan di rumah temannya di Magelang. Selang beberapa hari, tersangka masih sempat melepas sejumlah aksesoris motor. Kemudian mengecat bodi motor dengan warna yang berbeda dari warna aslinya. Tujuannya agar motor itu tidak terdeteksi oleh siapapun. Tetapi aksi pelaku ketahuan petugas. Baru menikmati motor beberapa hari keburu ditangkap Polisi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY

Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY

Sleman
| Sabtu, 04 April 2026, 15:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement