Advertisement

Jamu Masuk Kurikulum Pendidikan UAD

Senin, 20 Oktober 2014 - 12:40 WIB
Mediani Dyah Natalia
Jamu Masuk Kurikulum Pendidikan UAD

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Berupaya melindungi dan mengembangkan minuman tradisional, Universitas Ahmad Dahlah (UAD) memasukan jamu dalam kurikulum pendidikan.

Dekan Fakultas Farmasi UAD, Dyah Ariyani mengatakan jamu merupakan aset budaya bangsa yang perlu dilindungi.

Advertisement

“Di UAD, pengembangan jamu ini juga telah masuk dalam kurikulum,” ujar Dekan Fakultas Farmasi ini.

Ia menerangkan dalam praktiknya, mahasiswa diajak untuk melakukan penelitian ramuan jamu baru. Penelitian juga dilakukan di tingkat pengajar.

“Misalnya untuk penyembuhan kanker, tapi baru diujikan dengan hewan saja,” katanya.

Dyah yang juga Ketua Panitia Milad 54 UAD mengatakan terkait pengembangan jamu, dalam Milad ke-54 tahun, UAD mengusung tema Milad Pengembangan Industri Jamu Menuju Kemandirian Bangsa. Pada Minggu (19/10//2014), pihaknya menyediakan 3.000 cangkir jamu untuk masyarakar di Titik Nol Kilometer. Kegiatan yang baru pertama kali digelar ini dipilih agar UAD lebih membaur dengan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Walikota Jogja Haryadi Suyuti mengawali minum jamu di panggung hiburan yang berada di trotoar depan Benteng Vrederburg dengan disaksikan para peserta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Bawa Tikar Sendiri di Pantai Krakal Diminta Bayar, Ini Kata Pemkab

Bawa Tikar Sendiri di Pantai Krakal Diminta Bayar, Ini Kata Pemkab

Gunungkidul
| Sabtu, 04 April 2026, 19:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement