Advertisement

PPDB 2014 : Sekolah Diminta Tak Usah Takut Kekurangan Murid

Minggu, 13 Juli 2014 - 03:29 WIB
Mediani Dyah Natalia
PPDB 2014 : Sekolah Diminta Tak Usah Takut Kekurangan Murid

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pendidikan Kulonprogo menegaskan kurangnya murid di suatu sekolah kini tak lagi menjadi persoalan besar karena kini biaya operasional sekolah atau BOS masih dihitung berdasarkan kuota yang ada.

"Kurang murid sudah tidak jadi masalah bagi sekolah. Karena meski kurang murid, bantuan operasional sekolah akan tetap dihitung sesuai kuota," ujar Kepala Bidang Pendidikan SD Dinas Pendidikan Kulonprogo Eko Teguh Santoso, Jumat (11/7/2014) di kantornya.

Advertisement

Eko memaparkan selama ini biaya operasional sekolah atau BOS masih dihitung berdasarkan kuota yang ada. Adapun kuota yang diberikan yakni untuk 80 peserta didik. Apabila sekolah kekurangan murid, maka dana bantuan yang akan dihitung tetap menggunakan kuota tersebut dikalikan Rp580.000.

"Sama juga dengan Bantuan Biaya Pendidikan Dasar (BBPD) yang akan disalurkan tidak akan melihat jumlah muridnya. Bantuan dari Pemkab ini per
sekolah akan menerima Rp5,5 jutaan," imbuh Eko.

Pada tahun ajaran baru ini, sejumlah sekolah juga masih berpotensi kekurangan murid. Terutama untuk daerah-daerah pinggiran dan wilayah
pegunungan. Namun, selain lokasi, minimnya siswa di salah sekolah juga bergantung pada karakter orang tua di daerah setempat.

"Kalau untuk tahun ajaran ini memang belum ada laporan sekolah yang minim murid. Belum ada kordinasi dan laporan dari Unit Pelaksana Tingkat Daerah (UPTD)," ujar Kasi Kurikulum Bid Pendidikan SD Tri Rahayu Ningsih.

Tri menuturkan sekolah yang kekurangan murid biasanya ada di wilayah pinggiran dan pegunungan. Hal ini lantaran akses jalan ke lokasi sekolah cukup sulit untuk dijangkau dan cukup jauh.

"Seperti di SD Negeri Jeruk yang berada di Kokap. Sekolah ini aksesnya sangat sulit karena berada di perbukitan," jelas Tri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY

Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY

Sleman
| Sabtu, 04 April 2026, 15:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement