Advertisement
PPDB 2014 : Sekolah Diminta Tak Usah Takut Kekurangan Murid
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pendidikan Kulonprogo menegaskan kurangnya murid di suatu sekolah kini tak lagi menjadi persoalan besar karena kini biaya operasional sekolah atau BOS masih dihitung berdasarkan kuota yang ada.
"Kurang murid sudah tidak jadi masalah bagi sekolah. Karena meski kurang murid, bantuan operasional sekolah akan tetap dihitung sesuai kuota," ujar Kepala Bidang Pendidikan SD Dinas Pendidikan Kulonprogo Eko Teguh Santoso, Jumat (11/7/2014) di kantornya.
Advertisement
Eko memaparkan selama ini biaya operasional sekolah atau BOS masih dihitung berdasarkan kuota yang ada. Adapun kuota yang diberikan yakni untuk 80 peserta didik. Apabila sekolah kekurangan murid, maka dana bantuan yang akan dihitung tetap menggunakan kuota tersebut dikalikan Rp580.000.
"Sama juga dengan Bantuan Biaya Pendidikan Dasar (BBPD) yang akan disalurkan tidak akan melihat jumlah muridnya. Bantuan dari Pemkab ini per
sekolah akan menerima Rp5,5 jutaan," imbuh Eko.
Pada tahun ajaran baru ini, sejumlah sekolah juga masih berpotensi kekurangan murid. Terutama untuk daerah-daerah pinggiran dan wilayah
pegunungan. Namun, selain lokasi, minimnya siswa di salah sekolah juga bergantung pada karakter orang tua di daerah setempat.
"Kalau untuk tahun ajaran ini memang belum ada laporan sekolah yang minim murid. Belum ada kordinasi dan laporan dari Unit Pelaksana Tingkat Daerah (UPTD)," ujar Kasi Kurikulum Bid Pendidikan SD Tri Rahayu Ningsih.
Tri menuturkan sekolah yang kekurangan murid biasanya ada di wilayah pinggiran dan pegunungan. Hal ini lantaran akses jalan ke lokasi sekolah cukup sulit untuk dijangkau dan cukup jauh.
"Seperti di SD Negeri Jeruk yang berada di Kokap. Sekolah ini aksesnya sangat sulit karena berada di perbukitan," jelas Tri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
Advertisement
Advertisement




